Materi Perencanaan Tenaga Kerja I

Tentang Artikel :

Artikel ini berisi tentang review materi seputar Perencanaan tenaga kerja yang didalamnya berisi definisi perencanaan tenaga kerja, karakteristik perencanaan tenaga kerja, manfaat perencanaan tenaga kerja dan tujuan perencanaan tenaga kerja.


WAKOOL.ID - Hai, Sahabat. Memasuki era digitalisasi dan globalisasi, semua sektor pekerjaan yang berawal dari tradisional kini berubah menjadi modern. Perubahan itu mengakibatkan kemampuan tenaga kerja dan perusahaan perlu mengikuti perkembangan jaman agar dapat terus bertahan dan tidak termakan jaman. Persaingan kerja pun di era ini menjadi sangatlah ketat baik itu antara tenaga kerja dengan tenaga kerja maupun perusahaan dengan perusahaan lain.

Untuk meningkatkan kinerja dan persaingan perusahaan, maka tenaga kerja perlu direncanakan dengan optimal, baik dan benar. Karena tenaga kerja  merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan, karena  tidak akan disebut perusahaan jika tidak ada tenaga kerja dan kesuksesan perusahaan itu tergantung dari pengelolaan dan kinerja dari sumber daya manusia .

Menurut KBBI, Sumber daya manusia atau tenaga kerja  merupakan  orang yang bekerja atau mengerjakan sesuatu; pekerja, pegawai, dan sebagainya; orang yang mampu melakukan pekerjaan, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja.

Perencanaan sumber daya manusia ini ditujukan untuk mengelola sumber daya manusia yang berkualitas dan menempatkan tenaga kerja sesuai dengan optimal sehingga menjadi efektif dan efisien. Berikut pembahasan dari materi pengenalan tenaga kerja

 

A. Definisi Perencanaan Tenaga Kerja

Sebelum kita melakukan perencanaan tenaga kerja alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu arti dari perencanaan tenaga kerja. Banyak pakar ekonom atau para ahli yang mengemukakan pengertian dari perencanaan tenaga kerja. Adapun pengertiannya, yakni sebagai berikut :

1. Menurut James W. Walker

"Human resource planning is the process of analysing an organization’s human  resource requirements under changing conditions and developing activities  necessary to satisfy these needs.” —James W. Walker

Ini berarti bahwa perencanaan sumber daya manusia adalah proses menganalisis kebutuhan sumber daya manusia organisasi di bawah kondisi yang berubah dan mengembangkan aktivitas yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan ini. Proses analisis disini perlu memperhatikan perubahan kondisi yang sedang terjadi. Jadi kita perlu menganalisis kebutuhan SDM organisasi dengan optimal agar tujuan perusahaan dapat tercapai.

2. Menurut Beardwell,  Claydon and Beardwell

“Human resource planning is the process for identifying an organisation’s current  and future human resource requirements, developing and implementing plans to  meet these requirements and monitoring their overall effectiveness.” —Beardwell,  Claydon and Beardwell

Menurutnya bahwa Perencanaan sumber daya manusia adalah proses untuk mengidentifikasi kebutuhan sumber daya manusia saat ini dan masa depan organisasi, mengembangkan dan menerapkan rencana untuk memenuhi persyaratan ini dan memantau keefektifannya secara keseluruhan. Jadi didalam proses perencanaan tenaga kerja kita perlu mengidentifikasi kebutuhan SDM Organisasi di waktu sekarang maupun yang akan dating

3. Menurut D. N. Bulla and P. M. Scott

“Human resource planning is the process for ensuring that the human resource  requirements of an organization are identified and plans are made for satisfying  those requirements.” —D. N. Bulla and P. M. Scott.

Mereka mengemukakan bahwa Perencanaan sumber daya manusia adalah proses untuk memastikan bahwa persyaratan sumber daya manusia dari suatu organisasi diidentifikasi dan rencana dibuat untuk memenuhi persyaratan tersebut. Menurut Bulla dan Scott Perencanaan SDM ini merupakan  proses memastikan persyaratan SDM dari organisasi untuk merencanakan SDM dimasa yang akan datang.

4. Menurut Dale S. Beach

“Human resource planning is a process of determining and assuming that the  organization will have an adequate number of qualified persons available at the  proper times, performing jobs which meet the needs of the enterprise and which  provide satisfaction for the individuals’ involved.”  —Dale S. Beach.

Beliau mengemukakan bahwa Perencanaan sumber daya manusia adalah proses menentukan dan mengasumsikan bahwa organisasi akan memiliki jumlah orang yang memenuhi syarat yang tersedia pada waktu yang tepat, melakukan pekerjaan yang memenuhi kebutuhan perusahaan dan yang memberikan kepuasan bagi individu yang terlibat.

5. Menurut Christoper 

Perencanaan sumber daya manusia atau human resource plannning (HRP)  merupakan kegiatan dalam salah satu area fungsional manajemen sumber  daya manusia yaitu perencanaan. Perencanaan merupakan alat ampuh  mengelola sumber daya manusia agar mereka dapat bertahan dan loyal  terhadap organisasi (Christoper,2010).

6. Menurut Frayol

Perencanaan sumber daya manusia adalah sebagai suatu perencanaan yang  mengandung harapan bagi seseorang karyawan secara individu, dan  bilamana memenuhi persyaratan serta mampu melakukan tugasnya sesuai  yang diharapkan perusahaan atau lembaga organisasi, maka proses dalam  meniti karier karyawan yang bersangkutan akan tercapai kenaikan pangkat  atau jabatan yang diinginkan (Frayol, 2010 : 180)

Jadi dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan oleh penulis bahwa perencanaan tenaga kerja merupakan suatu proses menganalisis, mengidentifikasi, menentukan, memastikan dan kebutuhan  tenaga kerja perusahaan saat ini dan dimasa yang akan datang  dan bagaimana proses untuk memenuhi kebutuhan tersebut  untuk memenuhi tujuan perusahaan yang efektif dan efisien.

 

B. Karakterisitik dari Perencanaan Tenaga Kerja

Perencanaan tenaga kerja saling berkorelasi dengan strategi perusahaan dan selalu sejalan dengan tujuan perusahaan sehingga terjalin rangkaian proses kegiatan yang berkesinambungan untuk kebutuhan jangka pendek dan strategi jangka panjang. Perencanaan tenaga kerja ini bertujuan untuk memenuhi strategi dan tujuan perusahaan dengan cara pemanfaatan tenaga kerja yang efektif dan efisien. Karakteristik dari perencanaan tenaga kerja ini memerlukan analisis sistematis dari data ilmiah untuk membuat keputusan yang  logis dan efisien, sehingga ini merupakan kegiatan yang terencana dab  terstruktur. Ini juga menekankan pada kuantitas atau jumlah tenaga kerja dan kualitas tenaga  kerja pada setiap tahapnya

 

C. Manfaat Perencanaan Tenaga Kerja

Secara umum manfaat perencanaan akan memberikan nilai-nilai positif  bagi kepentingan organisasi. Focus pada perencanaan saja akan merugikan organisasi karena mengakibatkan fungsi-fungsi yang lain. Manajemen perlu menyeimbangkan antara fungsi perencanaan sumber daya manusia dengan fungi-fungsi yang lain agar sasaran organisasi tercapai secara keseluruhan.

1. Menentukan Kebutuhan Tenaga Kerja di Masa Datang

Ini artinya bahwa perencanaan tenaga kerja dapat memberi manfaat untuk menentukan kebutuhan tenaga kerja di masa depan sesuai dengan apa yang telah diprediksi dan direncanakan. Dalam menentukan kebutuhan tenaga kerja, perusahaan dapat mengadaptasi  Teknik perencanaan HARD ataupun SOFT.

a. Teknik perencanaan HARD

Didalam teknik ini kita hanya menentukan jumlah personel dari kebutuhan tenaga kerja dimasa datang dan tidak mempertimbangkan karakter, skill, bakat, dan sikap dari kebutuhan tenaga kerja

b. Teknik perencanaan SOFT

Teknik ini mempertimbangkan karakteristik, skill, bakat dan sikap  dari kebutuhan tenaga kerja dimasa datang akan tetapi tidak mempertimbangkan jumlah personelnya.

Biasanya perusahaan kecil mengadopsi Teknik Hard dan perusahaan besar mengadopsi teknik Soft

c. Mengabungkan Teknik Soft dan Hard

Pada teknik ini kita menggabungkan antara teknik perencanaan soft dan hard. Perusahaan mempertimbangakan jumlah personel dan mempertimbangkan karakter, skill, bakat, dan sikap dari kebutuhan tenaga kerja

 

2. Mengoptimalkan Tenaga Kerja yang Ada

Ini berarti bahwa tenaga kerja akan optimal jika perencanaan tenaga kerja dilakukan secara efektif dan efisien. Tenaga kerja adalah aset berharga dari sebuah perusahaan, sehingga  dibutuhkan perencanaan untuk mengoptimalkan penggunaan asset ini  secara  efektif dalam biaya. Tanpa perencanaan, akan mengakibatkan kurang efektifnya tenaga kerja  yang mengakibatkan meningkatnya biaya tenaga kerja.

Perencanaan tenaga kerja secara berkala menilai kebutuhan tenaga kerja di  berbagai departemen dalam perusahaan untuk mengetahui kelebihan atau  kekurangan tenaga kerja yang ada. Perencanaan tenaga kerja membantu mengurangi kehilangan aset atau  bahan baku akibat kurangnya tenaga kerja karena kegiatan perusahaan  ataupun kehilangan tenaga kerja karena pensiun, mengundurkan diri,  kematian dll

 

3. Program Pelatihan

Ini berarti bahwa perencanaan tenaga kerja memberi manfaat sebagai program pelatihan bagi tenaga kerja agar memiliki dan mengetahui skills atau kemampuan yang mumpuni sesuai dengan kebutuhan peusahaan. Perencanaan tenaga kerja dapat juga digunakan untuk menjadi dasar dalam  pembuatan program pelatihan karena melalui perencanaan tenaga kerja  perusahaan bisa mengetahui kebutuhan tenaga kerja termasuk diantaranya  jumlah orang.

Perencanaan tenaga kerja juga berperan dalam program pelatihan Kembali  karyawan untuk mengantisipasi kelebihan tenaga kerja dan  mengalokasikannya Kembali ke posisi lain.

Sebagai contoh perusahaan Yogya Group membuka program magang bagi siswa atau mahasiswa untuk mengikuti program ini agar mendapat pengalaman dan skills sehingga ketika sudah tidak terikat dalam dunia pendidikan, alumni yang telah selasai pendidikan akademik maka bisa bergabung di perusahaan tersebut

 

 

4. Kebijakan Upah

Ketika perencanaan kerja dilakukan maka akan memberikan manfaat kemudahan dalam mengambil keputusan tentang kebijakan upah yang akan digunakan di perusahaan akan sepertia apa dan bagaimana pengelolaannya baik itu  menganalisa kondisi pengupahan yang ada di berbagai divisi termasuk juga  kebijakan promosi, insentif dan gaji pokok.

 

 

5. Mendapatkan Keunggulan Kompetitif

Perencanaan tenaga kerja memberikan manfaat bagi perusahaan dan tenaga kerja yang memiliki keunggulan yang kompetitif dalam bersaing di masa sekarang dan yang akan datang

Contohnya Ketika menjelang hari raya idul fitri perusahaan ritel dan penyedia sembako akan mengalami

lonjakan pesanan karena akan pemesan akan memberikan THR kepada karyawan sehingga pihak HR bisa mengantisipasi kebutuhan karyawan pada saat itu

 

D. Tujuan Perencanaan Tenaga Kerja

1. Mendapatkan dan mempertahankan tenaga kerja yang dibutuhkan dengan skill, keahlian  dan kompetensi yang sesuai.

2. Mengantisipasi masalah yang mungkin muncul Ketika terjadi kelebihan atau kekurangan

tenaga kerja

3. Mengembangkan tenaga kerja yang terlatih dan fleksibel, sehingga mendukung  kemampuan perusahaan untuk menghadapi kondisi yang tak pasti dan selalu berubah

4. Mengurangi ketergantungan terhadap rekrutmen eksternal Ketika keahlian utama sulit

didapatkan dengan cara strategi pengembangan karyawan

5. Meningkatkan keberdayaan tenaga kerja dengan system kerja yang lebih fleksibel

 

Demikianlah materi yang dapat penulis  sampaikan tentang pengenalan perencanaan tenaga kerja. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan. Terima kasih [wkid/]


ARTIKEL TERKAIT