Proses Perencanaan Tenaga Kerja Yang Efektif dan Efisien

Tentang Artikel :

Artikel ini berisi tentang proses perencanaan tenaga kerja yang dimulai dari tujuan dan strategi perusahaan, analisa lingkungan untuk bisnis dan HR.


WAKOOL.ID - Hai sahabat HR, pada artikel ini penulis akan membahas materi tentang bagaimana proses perencanaan tenaga kerja yang dimulai dari tujuan dan strategi perusahaan, analisa lingkungan untuk bisnis dan HR.

Setelah kita mengetahui apa itu perencanaan tenaga kerja, lalu kita coba untuk melakukan proses analisis perencanaan tenaga kerja yang harus dilakukan dengan baik dan benar. Menurut saya proses perencanaan tenaga kerja ini bisa dilakukan secara rutin karena setiap waktu kita selalu dihadapkan dengan perubahan jaman yang dapat berpengaruh terhadap semua aspek kehidupan termasuk perusahaan. Maka dari itu perusahaan perlu melakukan proses perencanaan tenaga kerja.

 

Proses Perencanaan Tenaga Kerja

Perencanaan tenaga kerja mempunyai kaitan yang vital terhadap perencanaan strategis perusahaan dan manajemen sumber daya manusia. Perencanaan tenaga kerja merupakan fungsi pertama dan utama dalam Manajemen Sumber Daya Manusia. Perencanaan tenaga kerja diproses oleh perencana (Planner) dan hasilnya berupa rencana (plan). Dalam rencana ditetapkan tujuan dan pedoman pelaksanaan dan rencana tersebut menjadi dasar control. Tanpa rencana, kontrol tak dapat dilakukan dan tanpa kontrol, baik atau tidaknya pelaksanaan rencana tersebut tidak dapat diketahui (Hasibuan, 2005: 248).

Perencanaan SDM Menurut Mondy & Noe (1995) Perencanaan SDM adalah proses yang secara sistematis mengkaji keadaan sumber daya manusia untuk memastikan bahwa jumlah dan kualitas dengan keterampilan yang tepat, akan tersedia pada saat mereka dibutuhkan.

Menurut William B. Werther dan Keith Davis, Perencanaan SDM adalah perencanaan yang yang sistematis untuk meramalkan kebutuhan pegawai (demand) dan ketersediaan(supply) pada masa yang akan datang, baik jumlah maupun jenisnya sehingga departemen SDM dapat merencanakan pelaksanaan rekrutmen, seleksi, pelatihan, dan aktivitas lain dengan baik.

Dari pengertian di atas proses perencanaan tenaga kerja ini dilakukan secara sistematis mengkaji berbagai keadaan tenaga kerja  yang ada di perusahaan tujuannya agar kuantitas dan kualitas tenaga kerja efektif dan efisien dan akan selalu tersedia saat dibutuhkan oleh perusahaan. Elemen utama yag terlibat dalam proses ini yaitu pekerjaan apa yang dibutuhkan, kapan waktu dibutuhkannya, siapa orang yang mengerjakannya dan berapa biaya yang dibutuhkan dalam proses tersebut . Keempat elemen ini selalu berubah tidak teratur.

 

Tujuan dan Strategi Perusahaan

Kenapa Menentukan Tujuan Hidup Harus Spesifik? Ini Jawabannya - Womantalk

Setiap organisasi atau perusahaan pasti memiliki tujuan yang jelas, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penerapan manajemen SDM dapat membantu perusahaan dalam menentukan tujuan dan mengukur pencapaian tujuan. Strategi, visi dan misinya dengan jelas menvisualisasikan tujuan perusahaan kedepannya menjadi seperti apa. Penetapan tujuan perusahaan yang optimal akan menghasilkan indikasi yang jelas terhadap kebutuhan tenaga kerja di masa yang akan datang. Oleh karena itu, perencanaan tenaga kerja akan selalu berkorelasi secara harmonis dengan rencana dan strategi perusahaan. Sebagai contoh: Perusahaan Tekstile Handuk pada tahun 2022 akan membuka cabang di Kalimantan. Maka dari itu tim HR harus merencanakan tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di cabang tersebut yang efektif dan efisien.

Analisa Lingkungan

CARA ANALISIS MASALAH YANG TEPAT | Samahita Wirotama

Lingkungan dalam organisasi baik itu internal dan eksternal, bisa berubah kapan saja. Dan perubahannya sangat cepat. Perubahan-perubahan lingkungan sulit diprediksi dalam jangka pendek dan kadang-kadang tidak mungkin diperkirakan dalam jangka panjang termasuk dalam pengelolaan tenaga kerjanya.

Sebelum melakukan fungsi operasional dalam manajemen sumber daya manusia perlu dilakukan sebuah perencanaan, yaitu perencanaan tenaga kerja. Perencanaan tenaga kerja sangat penting karena menghindari dari menggunakan orang yang salah untuk pekerjaan tertentu, mengantisipasi terjadinya kelebihan teanaga kerja, menghindari dari diterimanya karyawan yang tidak berbuat sebaik mungkin dan Menghindari dari terbuangnya waktu untuk wawancara yang tidak berguna.

Perusahaan melakukan proses Analisa lingkungan untuk memahami perubahan yang terjadi di luar perusahaan yang bisa mempengaruhi perusahaan dalam mencapai tujuannya.  Proses ini penting untuk mengantisipasi dampak yang mungkin muncul terhadap perusahaan. Sangat jarang terjadi perusahaan bisa mempengaruhi kejadian diluar lingkup perusahaan, misalnya mempengaruhi ekonomi global atau menghentikan covid. Kejadian, trend, kondisi dan keadaan yang terjadi diluar lingkup perusahaan bisa mempengaruhi perusahaan dengan cara yang berbeda-beda, tergantung dari: 

 

 1. Tujuan perusahaan

Menurut Assauri (1999:125) secara umum dapat disimpulkan bahwa tujuan perusahaan yakni sebagi berikut :

a. Berproduksi dengan sukses.

b. Berproduksi secara ekonomi.

c. Berproduksi  dengan  dapat  menyelesaikan  pembuatan  barang  dan  jasa tepat pada waktunya dan menyerahkannya.

d. Berproduksi dengan harapan memperoleh keuntungan.

Perusahaan didirikan dengan tujuan utama yaitu untuk mencari keuntungan dengan memperoleh laba yang maksimal agar kelangsungan hidup perusahaan dapat dipertahankan. Tujuan mencari keuntungan tersebut menuntut  tiap-tiap  perusahaan    untuk  dapat  menjalankan  strategi  tertentu  dan  kebijakan-kebijakan  tertentu  sehingga  tetap  bersaing  dan  tetap  eksis  seiring  dengan  perkembangan  zaman  yang  demikian  pesat.  Selain  itu,  keuntungan  dengan  memperoleh  laba  yang  maksimal  dilakukan  untuk  mencapai  tujuan  perusahaan baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

 2. Target dan sasaran

Dalam melaksanakan sebuah bisnis, setiap perusahaan harus menetapkan sasaran bisnis sebagai target kinerja yang ingin dicapai sekaligus untuk mengukur keberhasilan atau kegagalan program kerja yang telah ditetapkan. Untuk perusahaan baru, sasarannya lebih ditujukan pada pengenalan produk dan untuk mendapatkan pelanggan sebanyak mungkin. Sementara untuk perusahaan yang telah dikenal masyarakat, sasarannya umumnya ditujukan pada pertumbuhan dan peningkatan pendapatan perusahaan.

 3. Strategi

Strategi bisnis perusahaan adalah pola keputusan dalam perusahaan yang menentukan dan mengungkapkan sasaran, maksud dan tujuan- tujuan yang menghasilkan kebijakan, perencanaan untuk mencapai tujuan.

 

Proses melakukan Analisa lingkungan

Proses melakukan analisa cukup kompleks karena kondisi lingkungan tidak bisa kita kendalikan tapi hanya bisa mengantisipasinya. Untuk bisa mengantisipasi kemungkinan yang terjadi di masa depan maka kita harus mengetahui apa saja trends atau factor yang akan mempengaruhi perusahaan baik dari internal maupun dari eksternal perusahaan

Faktor Eksternal

Faktor eksternal disini maksudnya adalah berbagai hal yang pertumbuhan dan perkembangannya berada diluar kemampuan organisasi untuk mengendalikan kondisinya. Menurut Kiggundu, yang tergolong faktor-faktor eksternal adalah: teknologi, sosial budaya, politik, dan ekonomi. Sedangkan menurut S.P. Siagian meliputi: situasi ekonomi, sosial budaya, politik, peraturan perundang-undangan, teknologi dan pesaing.

Faktor Internal 

Faktor internal artinya bahwa berbagai kendala yang terdapat didalam organisasi itu sendiri. Faktor internal menurut S.P. Siagian adalah: rencana strategik, anggaran, estimasi produksi dan penjualan, usaha atau kegiatan baru, dan rancangan organisasi dan tugas pekerjaan. Sedangkan Kiggundu mengemukakan bahwa faktor-faktor internalnya meliputi: sistem informasi manajemen dan organisasi, sistem manajemen keuangan, sistem marketing dan pasar, serta manajemen pelaksanaan.

Demikianlah materi seputar proses perencanaan tenaga kerja. Semoga bermanfaat dan  sahabat dapat memahami materi tersebut. terima kasih  [wkid/]


ARTIKEL TERKAIT