Review Materi : Perencanaan Tenaga Kerja (Man Power Planing)

Tentang Artikel :

Apa itu perencanaan tenaga kerja ? Bangaimana karakteristik perencanaan tenaga Kerja ? Apa saja manfaat dari perencanaan tega kerja ? Apa yang menjadi tujuan perencanaan tenaga kerja ? #KuliahPTK #Perencanaantenaggakerja #PerencanaanHR #SumberDayaManusia #manajemenSDM


Definisi Perencanaan Tenaga Kerja

WAKOOL.ID — Perencanaan SDM adalah proses penyusunan rencana ketenagakerjaan secara sistematis yang dijadikan dasar dan acuan dalam penyusunan kebijkan, strategi, dan pelaksanaan program pembangunan ketenagakerjaan yang berkesinambungan.

Definisi dalam arti yang luas : “manpower Planning represents a systems approach to personnel in which the emphasis is on the interrelationships among various personnel policies and programs”. Dalam bahasa indonesia yakni  “Perencanaan tenaga kerja merupakan pendekatan sistem untuk personil di mana penekanannya adalah pada keterkaitan antara kebijakan berbagai personil dan program”

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Perencanaan Tenaga Kerja (SDM) merupakan suatu proses peramalan, penentuan, pengembangan kebijakan / program, pengimplementasian, dan pengontrolan terhadap kebutuhan sumber daya manusia, baik kuantitas maupun kualitas yang diperlukan organisasi, sehingga pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana organisasi yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah pegawai, penempatan posisi pegawai secara benar, dan pada waktu yang tepat, sehingga akan secara otomatis menjadi lebih bermanfaat (efektif) bagi organisasi untuk terus mencapai tujuannya.

 

Karateristik Perencanaan Tenaga Kerja

  • Perencanaan tenaga kerja bisa sejalan dengan strategi yang diterapkan pada perusahaan
  • Merencanaan proses kegiatan-kegiatan apa yang akan dilakukan kedepan
  • Menentukan strategi perencanaan untuk jangka pendek dan jangka panjang
  • Memberikan/menentukan penekanan kuantitas dan kualitas dalam setiap perkerjaan

 

Manfaat Perencanaan Tenaga Kerja

Dengan adanya perencanaan tenaga kerja ini akan memudahkan dalam penggunaan tenaga kerja agar bisa berjalan lebih efisien dan lebih efektif.

  1. Dapat menentukan kualitas dan kuantitas dari karyawan yang nantinya akan mengisi semua jabatan dalam internal organisasi.
  2. Menjamin ketersediaan karyawan dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang, sehingga tidak sampai terjadi kekurangan atau bahkan kelebihan karyawan.
  3. Menghindari terjadinya Mismanajemen dan semakin tumpang tindihnya pelaksanaan tugas.
  4. Mempermudah jalur koordinasi, integrasi dan sinkronisasi terhadap pelaksanaan tugas-tugas para karyawan, sehingga produktifitas kerja akan semakin meningkat.
  5. Sebagai pedoman dalam hal menetapkan program ketenagakerjaan.
  6. Sebagai dasar acuan dalam menilai kinerja karyawan.

Tujuan Perencanaan Tenaga Kerja

  1. Dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan skillnya.
  2. Mengantisipasi masalah-masalah yang akan muncul dimasa yang akan datang.
  3. Dapat mengembangkan tenaga kerja yang flesibel.
  4. Memudahkan perusahaan/organisasi dalam mencapai tujuannya dengan maksimal.
  5. Dapat menentukan jumlah kebutuhan tenaga kerja.

 

 [wkid/]


ARTIKEL TERKAIT