Pentingnya Mengenal Zina dan Jenis-jenisnya

Tentang Artikel :

Zina dan Jenis-Jenisnya


PENTINGNYA MENGENAL ZINA DAN JENIS-JENISNYA

 

WAKOOL.ID - Kenapa sih kita harus mengenal lebih dalam tentang zina dan jenis-jenis nya? Karena saat ini banyak sekali berita tentang pelecehan seksual di mana-mana. Penyebab terjadinya pelecehan seksual salah satu nya yaitu pergaulan dengan lawan jenis, kok bisa? Karena di dalam Islam sangat membatasi atau menjaga jarak pertemanan antara laki-laki dengan perempuan karena ditakutkan nya terjadi fitnah dan lain sebagainya.

 

Makanya sangat penting kita mengenal apa sih itu zina? Dan jenis-jenis nya?

Menurut wikipedia, Zina berasal dari Bahasa Arab yaitu ‘Zinah” yang artinya perbuatan persetubuhan antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat pernikahan. Secara umum, Zina bukan hanya di saat manusia telah melakukan hubungan seksual, tetapi segala aktivitas-aktivitas seksual yang dapat merusak kehormatan manusia termasuk di kategori kan zina.

Jadi, Zina merupakan perbuatan buruk dan dilarang oleh Allah SWT. Karena mereka melakukan zina di luar pernikahan dan sifatnya juga termasuk haram dilakukan.

 

Dalam Al Qur’an sudah dijelaskan larangan tentang zina yaitu dalam surat Al-Isra ayat 32 yang berbunyi:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Artinya:

Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.

 

Di Al-Qur’an sudah menyebutkan bahwa jangan mendekati zina, mendekati saja kita sudah tidak boleh apalagi kalau kita melakukan perbuatan zina tersebut.

Setelah kita tahu pengertian zina itu apa, sekarang kita akan membahas tentang jenis-jenis zina dalam Islam.

 

Sebelumnya perbuatan zina banyak terjadi di kalangan sekitar kita,contohnya saja yaitu ‘berpacaran’ sebelum halal, kenapa disebut zina? karena mereka yang berpacaran tentunya aktivitas yang mereka lakukan seperti berpegangan tangan,saling tatap satu sama lain dan masih banyak lagi.

Tentu nya hal tersebut dilarang oleh Allah SWT karena hal tersebut dilakukan sebelum adanya ikatan halal yaitu pernikahan.

 

Terdapat hadits tentang zina berpegangan tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram,

 

Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Barang siapa berjabat tangan dengan seorang perempuan, maka kelak di hari akhir ia akan dirantai dengan rantai api neraka. Dan jika ia menciumnya, maka di hari akhir akan di gunting kedua bibirnya dengan gunting api neraka. Dan jika ia berzina dengannya, maka kedua pahanya akan menyaksikan kelak di hari akhir tentang perbuatannya yang keji itu dan Allah murka kepadanya.”

 

Perbuatan zina tidak hanya sebatas berpegangan tangan dengan yang bukan mahram saja, masih banyak jenis-jenis zina. Berikut jenis-jenis zina yang mungkin seringkali kita tidak tau, antara lain:

 

        1. Zina Muhsan

Zina Muhsan merupakan zina yang dilakukan orang-orang yang sudah menikah baik itu laki-laki, perempuan, duda atau pun janda. Disebut zina muhsan karena sudah memiliki pasangan sah atau sudah menikah (perselingkuhan).

 

        2. Zina Ghairu Muhsan

Yaitu zina yang dilakukan oleh orang yang belum pernah menikah. Hukuman bagi orang yang melakukan zina ghairu muhsan yaitu dijilid atau dicambuk 100 kali atau diasingkan dalam hidupnya.

 

Berbicara jenis-jenis zina yang kedua yaitu Zina Ghairu Muhsan yang merupakan zina yang dilakukan oleh orang belum pernah menikah dan hukuman bagi yang melakukan zina tersebut yaitu dicambuk 100 kali serta diasingkan semasa hidupnya. Hal tersebut mengingatkan saya pada provinsi Aceh yang sangat menerapkan hal tersebut, yaitu sangat ketat terhadap syariat dan hukum Islam nya. Selain jenis-jenis zina yang disebutkan di atas, dalam buku Hadist Tarbawi oleh Drs. H. Sholeh, M.Pd.I. juga disebutkan macam-macam zina bagi anggota tubuh dalam hadits riwayat Bukhori.

 

“Hadist Abu Hurairah ra. Dari Nabi SAW, di mana beliau bersabda “Allah telah menetapkan manusia tindakannya yang berupa zina, di mana ia pasti akan mengerjakannya. Zina mata adalah melihat, zina lidah adalah berkata-kata (yang tidak baik), dan nafsu berangan-angan dan ingin enak, sedang kemaluan yang membenarkan pelaksanaan nya atau mendustakan nya.”

 

Zina yang dimaksud dari hadits di atas merupakan Zina Al-Laman. Zina Al-Laman merupakan zina yang dilakukan oleh pancra indera kita. Beberapa contoh zina Al-Laman antara lain:

 

  1. Zina Mata yaitu memandangi seseorang lawan jenis yang bukan muhrim dengan perasaan senang dan bahagia.
  2. Zina Hati yaitu mengkhayalkan atau memikirkan lawan jenis yang bukan mahram dengan perasaan senang dan bahagia.
  3. Zina Ucapan yaitu membicarakan lawan jenis dengan perasaan kagum dan senang.
  4. Zina Tangan yaitu dengan sengaja memegang bagian tubuh lawan jenis tersebut diikuti perasaan bahagia dan senang.

 

Berbicara Zina Al-Laman ini, seringkali kita abai dalam zina ini. Karena sesuatu hal yang menurut kita sepele ternyata tanpa kita tau sudah termasuk ke dalam zina Al-Laman ini.

 

Hal agar kita tidak mendekati zina, baik zina yang ringan maupun yang berat hukumannya yaitu antara lain:

 

       1. Menjaga batas komunikasi dengan lawan jenis.

Ingatlah bahwa bergaul dengan lawan jenis memiliki banyak risiko serta fitnah dan zina, maka dari itu kurangi berinteraksi dengan lawan jenis. Rasulullah SAW telah memberikan peringatan kepada kita semua

 

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah (ujian) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada (fitnah) wanita.” (HR. Bukhari no. 5096 dan Muslim no.7122)

 

        2. Menutup Aurat

Bagi seorang perempuan yang hendak berkomunikasi dengan pria yang bukan mahramnya hendaklah ia menjaga aurat agar tetap tertutup. Jangan sampai menggunakan pakaian yang menarik perhatian hingga menimbulkan bisikan setan apalagi terjerumus ke dalam syahwat. Sebagaimana Allah berfirman,

 

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

 

Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbab nya ke seluruh tubuh mereka !” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [al-Ahzâb/33:59]

 

        3. Dilarang berduaan

Tidak ada larangan untuk bergaul dengan lawan jenis, namun membutuhkan lebih banyak kewaspadaan dan kehati-hatian dalam melakukannya. Karena ketika keduanya hanya berduaan saja, maka setan akan sangat mudah untuk menggoda dan membisikkan berbagai macam godaan dosa yang terlihat indah.

Dari Umar bin Khattab, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Janganlah salah seorang diantara kalian berduaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya) karena setan adalah orang ketiganya, maka barangsiapa yang bangga dengan kebaikannya dan sedih dengan keburukannya, maka dia adalah seorang mukmin.” (HR. Ahmad).

 

        4. Tidak Berdandan

Dalam Islam, seorang wanita hanya diperbolehkan untuk berdandan di hadapan suaminya saja. Begitu pula ketika bergaul dengan lawan jenis. Wanita yang sengaja berdandan bahkan menggunakan wewangian untuk memikat laki-laki merupakan wanita yang sangat rendah dalam Islam.

Rasulullah SAW bersabda.

 

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

 

Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An Nasa’i no. 5129, Abu Daud no. 4173, Tirmidzi no. 2786 dan Ahmad 4: 414. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Sanad hadits ini hasan kata Al Hafizh Abu Thohir)

 

Itulah pengertian zina dan jenis-jenisnya, kita sebagai umat Islam hendaknya menjauhi zina karena merupakan perbuatan yang keji dan dilarang oleh Allah SWT.

Semoga kita semua dijauhkan dari perbuatan keji dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, aamiin...[wkid/wikipedia.com, kumparan.com]


ARTIKEL TERKAIT

JANGAN MARAH

Islam Dan Patriarki

Kalbu dan Gender

MEMAKNAI MUSIBAH

Sudah Tahun Baru Lagi