Dengan memanfaatkan sastra dalam memberdayakan masyarakat, barangkali para pendamping atau fasilitator pembangunan (desa dan kota) maupun para aparatur menjadi lebih tajam atas sense of crisis. Tidak kurus hatinya dan tidak kering jiwanya bahkan tidak pernah kusut inovasinya dalam memberdayakan masyarakat.

Beri komentar