Hijrah Menjadi Entrepreneur

Tentang Artikel :

Hijrah menjadi seorang entrepreneur/wirausahawan itu tidak mudah. Banyak ketidakpastian yang terbentang di depan mata. Adakah tips untuk menyikapi kekhawatiran yang menggelayuti orang yang mau terjun menjadi wirausaha? Berikut tips singkat dan padat dari Narendra Wicaksono, CEO Dicoding.


Penulis : Narendra Wicaksono
CEO Dicoding

WAKOOL.ID -- Minggu ini ada beberapa kawan yang minta masukkan dalam rangka hijrah menjadi enterpreneur. Rasanya sayang kalau 3 hal ini tidak saya share disini. 

Hal yang pertama adalah minta dukungan keluarga termasuk istri, anak, orang tua dan mertua karena mereka harus siap dengan perubahan yang mungkin terjadi. Biasakan keluarga untuk hidup sederhana. Masak sendiri, cuci sendiri, tanpa ART, dan nikmati momen menjalani semuanya bersama-sama.

Kedua, bisnis itu harus fokus dan full time. Siapkan modal hidup untuk 6-12 bulan kedepan. Saya menghabiskan tabungan hingga tak bersisa karena tidak menerima gaji di tahun pertama dicoding.

Ketiga, jangan cari harta. Namun carilah rezeki, karena rezekilah yang kita nikmati dan senantiasa syukuri. Ada suatu kala anggota keluarga menitikkan air mata karena kami tak sanggup beli batagor kingsley. Rasanya sebagai lelaki hati ini hancur. Namun disaat bersamaan menerima sebuah email terima kasih dari salah satu developer yang mendapat pekerjaan di startup ternama setelah lulus dari dicoding academy. Langsung bersyukur karena ternyata diberi rezeki lain yaitu keberkahan waktu di dunia.

Terakhir, jangan pernah ragu untuk memulai wahai pemuda. Karena pada dasarnya rezeki kita sudah ditetapkan. Tinggal bagaimana kita ikhtiar untuk menjemputnya. [wkid/citcom]


ARTIKEL TERKAIT