Peran Penting Orang Tua Didalam Pendidikan Selama Pandemi

Tentang Artikel :

Seperti yang sudah kita ketahui bahwasanya peran dari orang tua itu sangat penting dan bisa dibilang menjadi nomer satu untuk si anak. Kenapa dibilang nomer satu?  karena orang tua ataupun bisa dibilang seorang ibu dialah madrasah pertama untuk anak-anaknya.  Segala ilmu di peroleh pertama sekali dari seorang ibu atau orang tuanya. Maka dari itu peran orang tua dalam mendampingi anak untuk belajar sangat teramat penting. Sebab dalam kehidupan seorang anak waktunya sebagian besar dihabiskan didalam lingkungan keluarga apalagi anak yang masih dibawah pengasuhan atau anak yang masih usia sekolah dasar, peran orang tua sangat teramat penting bagi mereka.


Seperti yang sudah kita ketahui bahwasanya peran dari orang tua itu sangat penting dan bisa dibilang menjadi nomer satu untuk si anak. Kenapa dibilang nomer satu?  karena orang tua ataupun bisa dibilang seorang ibu dialah madrasah pertama untuk anak-anaknya.  Segala ilmu di peroleh pertama sekali dari seorang ibu atau orang tuanya. Maka dari itu peran orang tua dalam mendampingi anak untuk belajar sangat teramat penting. Sebab dalam kehidupan seorang anak waktunya sebagian besar dihabiskan didalam lingkungan keluarga apalagi anak yang masih dibawah pengasuhan atau anak yang masih usia sekolah dasar, peran orang tua sangat teramat penting bagi mereka.


Dan dapat kita ketahui dengan adanya pandemi yang sedang terjadi pada saat ini, bahwa bukan hanya sekolah lah menjadi tempat pendidikan tetapi rumah juga sebagai tempat pendidikan, dan sekarang  di masa pandemi Covid-19 merupakan tempat proses interaksi antara peserta didik dengan ilmu pendidikan. Rumah juga sebagai sumber belajar pada suatu lingkungan. Karenanya, peran orang tua dalam mendampingi anak selama pandemi Covid-19 tahun ajaran 2020/ 2021 harus bisa menciptakan suasana dan trik belajar yang menyenangkan. Sehingga anak tidak mudah bosan dalam proses pembelajaran.


Peran orang tua dalam mendampingi kesuksesan belajar selama belajar dirumah menjadi sangat sentral. Berkaitan dengan hal tersebut WHO, (2020) merilis berbagai panduan bagi orang tua dalam mendampingi putra-putri selama pandemi ini berlangsung yang meliputi tips pengasuhan agar lebih positif dan kondusif dalam mendampingi anak selama beraktifitas dirumah. Orang tua pada awalnya berperan dalam membimbing sikap serta keterampilan yang mendasar, seperti pendidikan agama untuk patuh terhadap aturan, dan untuk pembiasaan yang baik (Nurlaeni & Juniarti, 2017), namun pertanyaan tersebut menjadi meluas yaitu sebagai pendamping pendidikan akademik. Prabhawani (2016) menyatakan bahwa pelaksanaan pendidikan merupakan tanggung jawab orang tua dan masyarakat sekitar, tidak hanya tanggung jawab lembaga pendidikan saja.


Oleh karena itu orang tua memiliki andil yang sangat begitu besar dalam membantu prestasi anak di jenjang pendidikannya. Orang tua yang harus selalu memberikan perhatian kepada anak-anaknya, terutama  perhatian pada kegiatan belajar mereka dirumah, akan membuat anak lebih giat dan lebih bersemangat dalam belajar karena dia tahu bahwa bukan hanya dia sendiri yang ingin dia pandai akan tetapi orang tuanya juga sangat mebginkan hal tesebut. Sehingga hasil belajat atau prestasi belajar yang di raih oleh anak tersebut mejadi lebih baik.

Dengan begitu untuk memahami proses pembelajaran anak di usia dini maka ajarkanlah anak dengan membangun rasa percaya diri. Ajarkan pula bagaimana cara anak bertaqwa, berkepribadian matang, berilmu mutakhir dengan memberi pedoman dan berprinsip sehingga mudah untuk bersosialisasi dengan lingkungannya.


Menteri Bintang menegaskan, anak memiliki hak untuk mendapatkan pengasuhan yang berkualitas. Meski menghadapi tantangan terutama dalam pola asuh dan proses belajar pada anak, ada berbagai aspek positif yang diperoleh jika belajar dari rumah (BdR) dijalani dengan sabar, kreatif, dan menyenangkan. Yang dimana aspek positif yang didapat dari belajar dari rumah adalah meningkatkan jalinan komunikasi antara anak dan orangtua serta lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.


Penting disadari orangtua bahwa momen kebersamaan ini jadi proses berharga untuk menguatkan kembali relasi orangtua dengan anak. Menguatkan komunikasi dengan anak secara terbuka, menjadi pendengar yang baik, melatih anak keterampilan dasar mengurus diri dan pekerjaan rumah sehari-hari, serta mendampingi anak-anak dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.


Peran orang tua sangat diperlukan untuk memberikan edukasi kepada anak-anaknya yang masih belom bisa memahami tentang bahayanya pandemi yang saat ini sedang terjadi dan agar tetap berada di rumah agar tidak tertular dan menularkan wabah tersebut kepada orang lain.


Selain itu banyak peran orang tua yang dapat dilakukan dalam pandemi covid-19, yang paling penting orang tua harus menerapakan pendidikan karekter dilingkungan keluarga, banyak yang dilakukan orang tua untuk menanamkan karakter anaknya, baik dalam menanamkan karakter dalam beragama, disiplin, dan tanggung jawab. Kemudian peran orang tua harus bisa menamakan anak untuk lebih mandiri dan menciptakan suatu krativitas dimasa pandemi ini.


Perlu diingat kembali bahwasanya peran orang tua di rumah bukan semata-mata untuk menggantikan peran guru di sekolah. Hanya saja ini untuk medampingi anak-anak belajar dari rumah, dan orang tua bisa melakukan hal sebagai berikut:


1. Membuat Jadwal Kegiatan Yang Akan Dilakukan Bersama Dan Aturan Yang Akan Dilaksanakan Selama Peroses Pembelajaran.
Dengan dibuatnya jadwal kegiatan apa saja yang akan dilakukan, maka si anak akan lebih mudah melakukan kegiatam apa yang selanjutnya akan dia lakukan.

2. Mendampingi Anak Dalam Mengerjakan Tugas Sekolah.
Orang tua sangat amat berperan akan hal ini. Karena orang tua harus menuntun anak dalam mengerjakan tugas, dan mengajarkan kembali kepada anak-anaknya jika anaknya tersebut belum terlalu memahami materi pelajaran yang telah dijelakan  oleh gurunya.

3. Melakukan Kegiatan Bersama Dengan Keluarga.
Sebagaimana dengan kejadian yang sedang kita alami sekarang ini bahwa kegiatan yang dilakukan pada saat ini lebih banyak dilakukan dari rumah dibandingkan di luar rumah. Dengan begitu kegiatan yang bisa dilakukan bersama keluarga yaitu seperti bergotong royong dalam hal membersihkan rumah, dan sekaligus bercocok tanam bersama dan sebagainya.

4. Menjalin Komunikasi Yang Baik Dengan Anak.
Ada baiknya kita sebagai orang tua harus tetap menjalin komunikasi yang baik dengan anak. Usahakan selalu menanyakan apa yang sedang dialami anak. Sehingga dengan begitu anak akan memiliki sifat terbuka untuk selalu menceritakan hal apa saja yang sedang dialaminya. Sehingga si anak akan selalu menceritakan yang sedang dialaminya dan tidak akan menutup-nutupi apa yang sedang terjadi kepadanya.

5. Bermain Bersama Anak.
Agar anak tidak terlalu bosan dalam belajar. Maka orang tua harus mengajak anak-anak bermain setelah anak-anak mengerjakan pekerjaannya. Sehingga dengan dilakukannya permainan tersebut akan membuat si anak tidak merasa bosan dalam belajar.

6. Membimbing Dan Memberikan Motivasi
Selain dari kegiatan yang lain hal yang tidak lupa ialah membimbing dan memberikan motivasi keada anak kita. Karena dengan selalu memberikan motivasi kepada anak maka anak akan semangat dalam mendengarkan dan melaksanakan  motivasi yang telah diberikan tersebut. Sehingga anak akan menjadi terpacu untuk belajar lebih giat lagi.

7.  Selalu Mengajarkan Kepada Anak Tentang Cara Menjaga Kesehatan.

Dengan  kita mengajarkan kepada anak kita bagaimana cara-cara menjaga kesehatan apa lagi cara menjaga kesehatan di massa pandemi ini. Anak akan menjadi semangat untuk tetap menjaga kesehatannya supaya terhindar dari penyakit yang tidak diinginkan

Adapun salah satu hikmah yang sangat luar biasa dari adanya wabah Covid-19 ini adalah membawa orang tua dan seluruh anggota keluarga untuk lebih banyak di rumah dan menjalankan peran strategisnya sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya.


Mendampingi anak untuk mendapatkan hak nya belajar adalah sebuah peran mulia yang memerlukan kesadaran dan kecakapan orang tua dalam menjalankannya. Lingkungan belajar yang kondusif disertai pendampingan yang tepat dari orang tua akan membentuk kesukaan dan kebiasaan anak dalam belajar

picture: pinterest

[wkid/kompasiana.com]
Oleh : Aisyah Amini Hasibuan (Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan.   Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Peserta KKN-DR 2020 Kelompok 64)


ARTIKEL TERKAIT