Apa Itu Story Tellling? Yu, Intip Bagaimana Tujuan dan Teknik Story Telling seperti apa?

Tentang Artikel :

WAKOOL.ID - Storytelling adalah sebuah teknik atau kemampuan untuk menceritakan sebuah kisah, pengaturan adegan, event, dan juga dialog. Kalau di film, para film maker bersenjatakan kamera; di komik, para komikus bersenjatakan gambar dan angle cerita; di cerpen atau novel, para penulis bersenjatakan pena, diksi, dan permainan kata serta deskripsi, dengan menyampaikan sebuah cerita dengan cara mendongeng. Storytelling menggunakan kemampuan penyaji untuk menyampaikan sebuah cerita dengan gaya, intonasi, dan alat bantu yang menarik minat pendengar. Storytelling sering digunakan dalam proses belajar mengajar utamanya pada tingkat pemula atau anak-anak. Teknik ini bermanfaat melatih kemampuan mendengar secara menyenangkan.


WAKOOL.ID - Storytelling adalah sebuah teknik atau kemampuan untuk menceritakan sebuah kisah, pengaturan adegan, event, dan juga dialog. Kalau di film, para film maker bersenjatakan kamera; di komik, para komikus bersenjatakan gambar dan angle cerita; di cerpen atau novel, para penulis bersenjatakan pena, diksi, dan permainan kata serta deskripsi, dengan menyampaikan sebuah cerita dengan cara mendongeng.

Storytelling menggunakan kemampuan penyaji untuk menyampaikan sebuah cerita dengan gaya, intonasi, dan alat bantu yang menarik minat pendengar. Storytelling sering digunakan dalam proses belajar mengajar utamanya pada tingkat pemula atau anak-anak. Teknik ini bermanfaat melatih kemampuan mendengar secara menyenangkan.

Orang yang ingin menyampaikan storytelling harus mempunyai kemampuan public speaking yang baik, memahami karakter pendengar, meniru suara-suara, pintar mengatur nada dan intonasi serta keterampilan memakai alat bantu. Dikatakan berhasil menggunakan teknik storytelling, jika pendengar mampu menangkap jalan cerita serta merasa terhibur. Selain itu, pesan moral dalam cerita juga diperoleh. Dikatakan berhasil saat pendengar mampu menangkap jalan cerita serta merasa terhibur. Selain itu, pesan moral dalam cerita juga diperoleh.

Tujuan Penerapan Storytelling

  1. Membuat tulisan lebih hidup, tidak monoton, dan memiliki rasa
  2. Pesan yang ingin disampaikan lebih mudah dipahami
  3. Pesan yang ingin disampaikan lebih mudah diingat

Karakter Storytelling yang Menarik

  1. Singkat
  2. Mudah dipahami
  3. Faktual
  4. Memiliki kekuatan emosi
  5. Memiliki penutup yang jelas

4 Komponen dalam Penulisan Artikel

  1. Judul tulisan
  2. Lead/teaser/intro
  3. Tubuh tulisan
  4. Penutup

 

4 Teknik Menulis Storytelling

  • Teknik ‘Monomyth’

Menekankan pada konsep heroes journey; yaitu penceritaan tentang kisah perjalanan sulit seorang tokoh yang sukses mencapai tujuan.

  • Teknik ‘False Start’

Penceritaan tentang kesalahan atau kegagalan seseorang diikuti usaha dalam menemukan cara yang inovatif dan kreatif untuk memecahkan masalah.

  • Teknik ‘Sparklines’

Menekankan pada adanya perbedaan antara apa yang terjadi sekarang dengan bagaimana suatu hal seharusnya terjadi; diikuti langkah-langkah yang harus dilakukan.

  • Teknik ‘The Mountain’

Penceritaan panjang yang diawali pengenalan tentang sesuatu, diikuti konflik, puncak konflik, dan solusi.

 

MASALAH YANG DIHADAPI PENULIS

Penyebab Terjadinya Writer’s Block

  1. Hanya berfokus pada kesempurnaan
  2. Selalu membandingkan diri dengan orang lain
  3. Merasa tidak memiliki ide
  4. Adanya perasaan ragu pada kemampuan diri sendiri

Langkah-langkah untuk mengatasi writer’s block, diantaranya:

  1. Lakukan perencanaan tulisan,
  2. Jangan terlalu keras pada diri sendiri,
  3. Jadikan menulis sebagai rutinitas,
  4. Jangan takut terhadap tulisan yang buruk,
  5. Rajin membaca, serta
  6. Berhenti mencari alasan untuk tidak mulai menulis.

Mindfulness adalah program untuk melatih diri menjadi sadar dan fokus pada status pikiran dan status emosi di momen tersebut. Ketika menulis dalam keadaan mindful, penulis tidak akan memberikan tekanan penuh pada hasil akhir, tapi lebih pada proses penciptaannya.

  1. Mengumpulkan bahan
  2. Menulis dengan konsisten
  3. Mengasah kemampuan

PENGGUNAAN STORYTELLING PADA BRAND

Beberapa panduan angle untuk menulis storytelling pada brand, diantaranya:

  1. Detail produk yang mau ditulis,
  2. Nilai/value yang ingin dilekatkan pada produk,
  3. Pelanggan pada brand tersebut,
  4. Perjuangan seseorang dalam membangun brand,
  5. Pekerja atau pembuat produk, serta
  6. Dampak/perubahan yang dihasilkan produk bagi sekitarnya.

4 Rahasia Menciptakan Brand Storytelling yang Efektif

  1. Bercerita secara sederhana
  2. Adanya koneksi dengan konsumen
  3. Kisah yang menyentuh
  4. Narasi yang unik

PERKEMBANGAN KARIER MENULIS

Pilihan Karier untuk Penulis

  1. Content Writer
    1. Menulis untuk konten artikel di media sosial, blog, website, atau brand
    2. Membuat tulisan/konten berdasarkan permintaan klien
    3. Topik artikel ditentukan di awal oleh klien
  2. Copywriter
    1. Menciptakan dan menyusun teks dalam produk penjualan atau marketing
    2. Fokus pada pembuatan headline serta sub-headline pada tagline iklan/brosur/poster
    3. Harus bisa memahami psikologi manusia dengan baik
    4. Pandai memainkan dan menyusun kata untuk menarik minat calon konsumen
  3. Blogger
    1. Blog gratis menggunakan media seperti wordpress/blogspot
    2. Blog atau website berbayar menggunakan hosting atau domain sendiri (.com)
    3. Biasanya fokus pada satu atau dua genre saja
    1. Menerjemahkan tulisan/artikel untuk website luar negeri ke dalam bahasa Indonesia atau sebaliknya
    2. Terdapat pekerjaan untuk mengisi subtitle di video YouTube

Hal yang harus diwaspadai oleh penulis:

  1. Momen inersia awal
  2. Keinginan membuat karya yang sempurna
  3. Momen inersia akhir
  4. Angan-angan akan kesuksesan

 

[wkid]

referensi www.ilmubahasainggris.com dan Pelatihan Skill Akademy 


ARTIKEL TERKAIT

Apa Itu Creative Writing ?

Marketing Myopia