Asam Urat Tak Kenal Usia, Mulai Pilih makanan Mu dengan baik

Tentang Artikel :

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang bisa menyebabkan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian. Semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat, tetapi sendi yang paling sering terserang adalah jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki. Umumnya, penyakit asam urat dapat lebih mudah menyerang laki- laki, khususnya mereka yang berusia di atas 30 tahun.


 

Wakool.id - Penyakit asam urat umumnya terjadi di area sendi pergelangan kaki, jari kaki, lutut dan jari tangan serta dapat menimbulkan gejala nyeri, panas, radang, dan pembengkakan. Ada berbagai macam penyebab asam urat yang perlu kamu ketahui Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi. Namun, tak banyak yang tahu, bahwa asam urat sebetulnya dihasilkan secara alami oleh tubuh untuk mengurai zat purin (protein) yang terdapat di dalam makanan.

Pada kondisi normal, senyawa asam urat yang tidak terpakai akan dibuang melalui urine dan feses. Namun, apabila kadar asam urat dalam tubuh sudah terlalu banyak, kondisi ini bisa menyebabkan penumpukan asam urat dan pembentukan kristal tajam di sendi. Nah, kristal padat dan tajam yang terbentuk di sendi inilah yang nantinya akan menimbulkan berbagai gejala asam urat, seperti radang, pembengkakan, hingga rasa nyeri yang tak tertahankan.

Umumnya, penyakit asam urat lebih banyak dialami orang yang sudah berumur. Akan tetapi, pada beberapa kasus, asam urat juga bisa dialami oleh mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Selain itu, makanan tinggi fruktosa dan purin sedang pun dapat memicu serangan asam urat. Berikut daftar makanan penyebab asam urat yang sebaiknya Anda hindari:

  • Organ dan jeroan hewan, misalnya hati, ginjal, otak, paru, dan jantung.
  • Daging bebek, daging babi, daging sapi muda, dan daging domba.
  • Ikan trout, salmon, makarel (ikan kembung), tuna, sarden, dan teri.
  • Makanan laut, seperti kepiting, udang, dan kerang.
  • Minuman manis, terutama jus buah, minuman berenergi, teh manis, dan soda.
  • Pemanis tambahan, yaitu madu dan sirup jagung.
  • Olahan ragi, seperti bir ragi.
  • Sayuran tertentu, seperti asparagus, kembang kol, kacang-kacangan, bayam, dan buncis.
  • Semua jenis minuman beralkohol, termasuk bir dan wine.

Sebagai tambahan, karbohidrat olahan, seperti roti tawar dan kue-kuean, sebaiknya juga dihindari. Meskipun tidak mengandung purin atau fruktosa yang tinggi, jenis makanan ini rendah nutrisi dan berpotensi meningkatkan kadar asam urat Anda.Jika tak ingin asam urat kambuh, maka berbagai makanan penyebab asam urat tersebut harus Anda hindari. Meski rasanya lezat dan termasuk makanan favorit Anda, sebaiknya tahan dulu keinginan tersebut.Menerapkan pola makan yang sehat memiliki peran penting dalam mengatasi masalah asam urat, serta untuk mencegah terjadinya penyakit ini.

Makanan penurun asam urat

Mengatasi asam urat dapat dimulai dari mengonsumsi makanan rendah purin, yang terbukti baik untuk penderita asam urat. Beberapa makanan penurun asam urat yang dapat dikonsumsi, yaitu:

  • Buah-buahan, terutama yang memiliki serat tinggi dan rendah gula, seperti keluarga beri dan jeruk. Namun, ceri juga dapat menurunkan kadar asam urat dan mengurangi peradangan, apel, papaya.
  • Sayur-sayuran, termasuk kentang, terong, Tomat, Mentimun, dan brokoli
  • Produk susu rendah lemak, seperti yogurt dan keju cottage.
  • Minyak nabati, misalnya minyak zaitunminyak kelapa, atau alpukat.
  • Biji-bijian utuh, seperti gandum, beras merah, dan biji barley, kuaci
  • Daging tanpa lemak, seperti daging ayam.
  • Telur.
  • Kopi dan teh.
  • Air Putih

Cara mengatasi asam urat lainnya

Kadar asam urat normal dalam darah adalah 2,5-7,5 mg/dL untuk wanita, serta 4-8,5 mg/dL untuk pria. Jika kadar asam urat Anda lebih dari angka ini, maka Anda perlu waspada dan mencari cara terbaik untuk menurunkannya.Sebagai cara mengatasi asam urat, Anda juga perlu menerapkan gaya hidup sehat dalam setiap aspek kehidupan. Berikut macam-macam pola hidup sehat yang harus Anda terapkan:

1. Menurunkan berat badan

Kelebihan berat badan dapat memicu serangan asam urat karena berat badan yang berlebih akan membuat Anda lebih resisten terhadap insulin yang dapat meningkatkan kadar asam urat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi resistensi insulin dan menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.Oleh karena itu, lakukan diet dengan tepat dan minta rekomendasi dari dokter atau ahli gizi sebagai cara mengatasi asam urat. Hindari melakukan diet yang terlalu ketat karena malah berpotensi meningkatkan risiko asam urat kambuh.

2. Rutin berolahraga

Olahraga secara teratur juga termasuk salah satu cara mengatasi asam urat. Tak hanya menjaga berat badan tetap sehat, olahraga juga dapat menjaga kadar asam urat tetap rendah. Lakukan olahraga minimal 30 menit setiap harinya. Anda dapat berjalan kaki, jogging, berenang, aerobik, bersepeda, dan lainnya.

3. Banyak minum air putih

Tetap terhidrasi dengan minum banyak air putih juga dapat membantu mengatasi asam urat. Asupan air yang cukup dapat membantu tubuh mengeluarkan asam urat berlebih dari darah, kemudian membuangnya ke dalam urine. Apalagi saat berolahraga, Anda harus cukup minum air karena tubuh lebih banyak kehilangan cairan.

4. Mengonsumsi suplemen vitamin C

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin C dapat menurunkan kadar asam urat. Ini karena vitamin C dapat membantu ginjal mengeluarkan lebih banyak asam urat dalam urine. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian mengenai penggunaan suplemen vitamin C sebagai cara mengatasi asam urat.Konsultasikan pada dokter jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai asam urat yang Anda miliki. Dokter akan memberi arahan yang tepat bagi Anda untuk mengatasi permasalahan tersebut.

 

Referensi : Healthline.com

Picture:  bakul.my.id

 


ARTIKEL TERKAIT