Kuasa dan Usaha

Tentang Artikel :

Kuasa Allah tak terbatas, melingkupi segala sesuatu. Dia mampu mewujudkan segala sesuatu yang dikehendakiNya. Namun manusia dituntut untuk berusaha yang sebaik-baiknya. Usaha itulah yang akan dinilai oleh Nya, bukan hasilnya.

WAKOOL.ID-- Kuasa Allah itu tak terbatas. Pada al-Qur'an surat al-Mulk, Allah menggunakan dua frase untuk menjelaskan kuasanya:

1. Dia adalah yang di bawah kendali -Nya "Kerajaan" (al-Mulk).

2. Dia adalah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Menurut para ahli tafsir, poin satu (kerajaan) menujukkan segala sesuatu yang wujud di seluruh alam semesta ini. Terlihat atau tidak terlihat. Seluruhnya ada dalam kendali-Nya.

Sedangkan poin dua menegaskan bahwa kuasa Allah itu mencakup baik yang saat ini sudah ada maupun belum ada. Karena bisa timbul kesan bahwa kerajaan itu adalah penguasaan atas yang sudah ada, kalau belum ada maka belum dikuasai. Nah, poin kedua ini menegaskan bahwa Kuasa-Nya mencakup semuanya, baik yang saat ini sudah ada maupun belum ada.

Jadi, yang saat ini sudah ada, termasuk virus-virus itu, ada dalam genggaman kuasa Nya.

Dan yang saat ini belum terwujud pun mudah sekali Allah mewujudkannya. Dia Maha Mampu, misalnya mewujudkan bangsa yang tadinya kurang rukun, jadi rukun. Yang tadinya kurang maju, jadi maju. Yang tadinya punya ketergantungan tinggi dengan pihak luar, jadi lebih mandiri. Usaha kita yang biasa-biasa jadi meroket. Keluarga yang tadinya dingin, jadi harmonis. Yang tadinya begini, jadi begitu. dst. dst.

Semua kondisi, baik yang sudah ada maupun akan ada atau sudah tidak ada lagi (hidup dan mati) itu diciptakan oleh Allah sebagai UJIAN.

Ujian untuk apa?

Ujian untuk menguji siapa diantara kita yang paling baik amalnya.

Jadi yang dituntut dari kita pada setiap kondisi adalah merespon ujian tersebut dengan sebaik-baik usaha/amal. Soal hasil itu semua ada dalam genggaman kuasa Nya.

Tak usah risau dan panik, lakukan usaha terbaik pada setiap kondisi. Selebihnya Allah menentramkan kita dengan penutup ayatnya: "Dan Dia adalah Yang Maha Perkasa dan Maha Pengampun".

Tenang saja, selama kita sudah melakukan usaha terbaik, maka yakinlah Allah Maha Mampu mewujudkan segala sesuatu dan Maha menutupi segala kekurangan dan keterbatasan kita dalam usaha menjawab setiap ujian yang diberikan-Nya.

تَبَٰرَكَ ٱلَّذِى بِيَدِهِ ٱلْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

  1. Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,

ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ

2. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,


Maha Benar Allah dengan Segala Firmannya. [wkid]


ARTIKEL TERKAIT