Melihat Fotosintesis dari Luar Angkasa

Tentang Artikel :

Fotosintesis merupakan proses penting dalam kehidupan yang merubah air dan karbon dioksida menjadi karbohidrat dan oksigen. Tanpa adanya fotosintesis tidak akan ada kehidupan sehingga memahami fotosintesis yang terjadi pada tumbuhan menjadi sangat penting. Melihat proses fotosintesis dari luar angkasa akan membuat penelitian terhadap tumbuhan menjadi lebih mudah dan datanya lebih akurat dan cepat. Berbagai aplikasi seperti mencegah gagal panen, antisipasi kekeringan dan lainnya merupakan solusi yang bisa dihasilkan kegiatan ini.

WAKOOL.ID- Fotosintesis merupakan salah satu proses terpenting dalam kehidupan yang juga memiliki peran penting terhadap keberlangsungan hidup manusia. Pada proses fotosintesis, tumbuhan akan merubah CO2 dan air menjadi karbohidrat dan oksigen dengan bantuan sinar matahari. Tanpa adanya fotosintesis maka tidak akan ada oksigen dan juga karbohidrat untuk sumber makanan.

fotosintesis pada tanaman

Proses Fotosintesis Photo via Wikimedia Commons

 

Ilmuwan Nasa mempelajari bagaimana proses fotosintesis pada tumbuhan di bumi dengan cara menggunakan satelit dari luar angkasa. Data yang didapatkan dari penelitian ini nantinya bisa digunakan untuk melihat stress pada tanaman, vegetasi global dan pengaruhnya pada siklus karbon di bumi. Mungkin kita bertanya-tanya bagaimana caranya bisa melihat fotosintesis karena tanaman yang ada di sekitar kita tidak terihat ada perbedaan setiap hari.

 

Ternyata, tanaman ketika melakukan proses fotosintesis juga menghasilkan cahaya fluorensi yang memancarkan kembali cahaya matahari dengan panjang gelombang yang berbeda. Tetapi cahaya ini tidak dapat dilihat oleh mata manusia sehingga kita tidak dapat melihat perbedaan ketika tanaman melakukan fotosintesis di siang hari. Cahaya ini yang nantinya akan di proses oleh ilmuwan menggunakan satelit untuk mengetahui keadaan dari tumbuhan tersebut.

proses fotosintesis pada klorofil

Proses fotosintesis pada klorofil Photo By NASA Goddard's Conceptual Image Lab/T. Chase

 

Pentingnya peran fontosintesis tentunya membuat data-data yang dihasilkan dari proses melihat fotosintesis dari luar angkasa akan bisa menghasilkan perbedaan di kemudian hari. Dari data tersebut peneliti bisa mendapatkan banyak aplikasi pada penelitian  yang dikembangkannya. Bagi industry data tersebut juga bisa memberikan manfaat, seperti mengetahui lebih cepat tanaman yang mengalami stress dan bisa memperbaiki kondisinya lebih cepat dan mengurangi kerugian. Data dari satelit ini juga bisa digunakan untuk melihat daerah yang mengalami kekeringan atau kekurangan nutrisi. Mayoritas konsumsi makanan adalah dari hasil tani dan kebun, bahkan peternakan juga membutuhkan hasil dari tanaman untuk memberi makan hewan ternaknya. Sehingga ketika data satelit melihat ada kejanggalan pada proses fotosintesis suatu daerah, kita bisa mengetahui lebih cepat untuk bisa mengatasinya dan bisa mencegah terjadinya gagal panen.

 

Apabila data tersebut penting kenapa tidak langsung ambil data tanaman menggunakan peralatan dari lokasi pohon tersebut berada? Tentunya kita bisa langsung mengunjungi lokasi tanaman di perkebunan dan mengambil data tanaman menggunakan alat bantu. Hal ini bisa dilakukan tapi akan menjadi sangat tidak efisien karena jumlah data yang bisa di ambil ketika mengunjungi lokasi akan sangat terbatas dan tidak bisa seluas ketika menggunakan data dari satelit. Selain itu tenaga yang mengambil data tersebut juga harus menempuh Pendidikan dan pelatihan tertentu sehingga akan menimbulkan biaya lebih besar bagi industry.

 

Penelitian ini masih dan akan terus dikembangkan oleh berbagai peneliti dan tidak menutup kemungkinan akan diteliti oleh peneliti dari Indonesia seperti dari LAPAN atau LIPI. Dengan kemajuan teknologi dan dukungan yang tepat dari pemerintah petani Indonesia bisa semakin sukses dan menghasilkan hasil pertanian yang berlimpah. Pendidikan dan pelatihan petani dan juga meningkatnya jumlah petani milenial yang memanfaatkan teknologi tentunya akan meningkatkan produktifitas pertanian di Indonesia, sehingga tidak akan terjadi lagi Indonesia mengimpor beras karena seharusnya Indonesia adalah negara yang melakukan ekspor. Besarnya potensi sumber dayanya yang melimpah didukung dengan peran peneliti dan pemerintah beserta para petani modern akan menjadi modal kuat untuk Indonesia swasembada pangan.[wkid/Nasa.gov]


ARTIKEL TERKAIT