Bagaimana Peran Orang Tua pada Pendidikan Anak Usia Dini?

Tentang Artikel :

Pendidikan anak usia dini sangat tergantung pada peran ayah dan ibu. Hal itu sangat fundamental dalam pendidikan keluarga karena sosok orang tua adalah objek yang kelak dicontoh oleh buah hati. bagaimana peran orang tua dalam pendidikan usia dini?

Dengarkan



Wakool.id - Pendidikan anak usia dini sangat tergantung pada peran ayah dan ibu. Hal itu sangat fundamental dalam pendidikan keluarga karena sosok orang tua adalah objek yang kelak dicontoh oleh buah hati. Tetapi, biasanya sejak dini sekolah dianggap tidak penting.

Meskipun, banyak sekali hal yang harus diajarkan kepada buah hati sejak dini sampai remaja sehingga ketika ia dewasa maka ia akan berperilaku baik. Apalagi faktor sekolah dari kluster terbawah, seperti PAUD.

Sekolah sejatinya ialah hal utama yang sangat vital dalam kehidupan si kecil, tanpa pembelajaran secara langsung putra dan putri tidak dapat berkembang secara wajar.

Sebab itulah, pentingnya kehadiran pembelajaran sejak dini sekarang ini, karena menjadi ukuran integritas manusia dan lingkungannya.

Semakin jauh tingkat sekolah buah hati, maka semakin jauh juga tingkat integritasnya. Sama seperti sebaliknya, semakin bawah tingkat pembelajaran yang di tempuh maka semakin dipertanyakan tingkat integritas dan kemampuan kepribadiannya.

Berikut ini penjelasan mengenai pentingnya peran orang tua terhadap anak usia sejak dini. Meliputi peran orang tua sebagai pembimbing, pengaruh lingkungan, pendidikan moral atau etika dalam pengaruh peran orang tua dan sebagai agen pemecah masalah.

 

Orang Tua Sebagai Pembimbing Anak

Menyekolahkan anak sejak dini merupakan tingkatan pertama kehidupan manusia. Hal tersebut merupakan kebutuhan wajib yang harus dipenuhi dalam hidupnya.

Karena, orang tua menunjukkan pentingnya buah hati untuk diajari sedari awal bagi kepribadian individu tersebut.

Untuk membuat kemampuan generasi yang berkualitas, maka selain dari sekolah sedini mungkin, orang tua juga sebagai agen pembimbing. Selain memberikan kebutuhan lainnya, kewajiban itu juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung dibelakangnya.

Mulai dari memahami perkembangan buah hati sejak awal, mengerti karakteristik, menilai kemampuan hingga kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh individu.

Jika orang tua tidak menjadi agen pembimbing, lantas mereka kurang mengerti karakter tersebut ketika anak menjadi remaja/dewasa.

 

Anak bermain cat

Anak Bermain Cat Photo by : Senjuti Kundu via Unsplash.com

Pengaruh Lingkungan Anak Usia Dini

Untuk menciptakan generasi bermutu disertakan lingkungan yang sehat juga. Dikutip dari halaman UNESCO, pendidikan harusnya di ikut sertakan dengan lingkungan dan memiliki empat hal utama, yaitu learning to do, learning to live together, learning to know dan learning to be.

Kutipan di atas telah memberikan pokok-pokok penjelasan mengenai capaian yang harus dituju. Tujuan kata “together” memiliki resapan lingkungan. Bersamaan dengan lingkungan tempat tinggalnya, menjadi salah satu faktor pendukung.

Terbentuk lingkungan yang sehat, anak dapat dengan mudah menemukan sudut teladan dari kepribadian dan teman usianya. Tumbuh kembang bersama adalah proses atau tahapan nilai kehidupan pada masa selanjutnya.

 

Pendidikan Etika Anak Pengaruh Peran Orang Tua

Sekolah adalah suatu percobaan yang dilakukan orang tua kepada buah hati agar terbina kepribadian sesuai dengan peraturan atau aturan sosial dalam masyarakat.

Orang tua sebagai perubahan dan pengajar pertama di mana anak dapat memulai belajar norma pada lingkungan kecil.

Artinya di sinilah proses tumbuh kembang dimulai dari balita hingga dewasa tanpa melalui proses pembelajaran terlebih dahulu. Hasilnya, faktor kehadiran orang tua sangat berperan sebagai pendidik bagi anak-anaknya.

Etika keluarga juga dikatakan sebagai nilai utama dari proses tersebut. Karena hampir sebagian besar kehidupan buah hati berada dalam keluarga, sehingga etika banyak diterima dalam bentuk ajaran dalam keluarga.

 

Sebagai Agen Pemecah Masalah Anak

Orang tua dirasa perlu menjadi teman curahan hati penuh dukungan terhadap putra-putrinya dalam menempuh pendidikan. Semua itu dinilai sebagai hal yang berkaitan dengan kejadian adanya masalah individu dalam keluarga maupun di tempat ia belajar.

Menjadi tempat curhat adalah hal yang menjadikan buah hati sebagai sumber dukungan bagi tumbuh kembangnya.

Jika orang tua memberikan nasihat positif itu tandanya membantu dalam memecahkan masalah, maka tiap individu akan lebih mampu menyerap rasa tanggung jawab.

Peran di atas merupakan pedoman sebagai unsur dalam mendidik anak. Tanpa memiliki rasa pengaruh dari luar sekolah yang besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan putra-putri.

Karena kebersamaan orang tualah, belajar untuk menghabiskan masa emasnya dan sebagai bentuk pelajaran anak sejak dini. .[wkid/unesco.org, wikipedia.org]


ARTIKEL TERKAIT