Membaca Dan Menulis Untuk Persiapan Masa Tua

Tentang Artikel :

Artikel ini adalah opini penulis tentang manfaat membaca dan menulis bagi remaja. Yang tentunya opini ini ia temukan setelah tiga tahun terakhir mendalami dunia tulis menulis dan aktif membaca buku.

Dengarkan



WAKOOL.ID - Usia emas bagi manusia ialah ketika mereka remaja, dari remaja awal sampai remaja akhir. Di saat inilah mereka mengalami perkembangan, termasuk perkembangan kognitif di mana mereka sudah mampu berpikir abstrak, idealis dan logis. Tentu saja perkembangan ini menjadi salah satu poin penting dalam kehidupan mereka, karena usia remaja menjadi tempat pembentukan dan menemukan identitas diri. Jadi, dalam usia emas yang singkat itu sebaiknya dapat dimaksimalkan sebaik mungkin, jika tidak tentu ketika usia dewasa akan mendapati penyesalan yang percuma saja disesali karena waktu tidak bisa terulang.

Tapi sayangnya masih banyak para remaja yang bingung harus melakukan apa, tujuan selanjutnya ke arah mana dan terjebak dalam zona nyaman dengan kondisi yang sama sekali tidak menghasilkan apa-apa. Kehidupan yang mereka jalani seputar mengerjakan tugas sekolah/kuliah, kemudian menonton drama korea, anime, main game, atau apapun itu yang jelas bisa dilakukan dengan berleha-leha. Meskipun aktivitas-aktivitas tersebut tidak bisa dikatakan buruk tetapi jika dilakukan setiap hari dan dalam waktu yang lama itu hanya dapat merugikan pelaku. Apalagi dengan adanya sosial media aktivitas mereka cenderung lebih lama berada di depan layar. Tidak jarang kegiatan scrolling sosmed menjadi kegiatan sehari-hari hingga akhirnya mentelantarkan kewajiban yang lain dan tidak bisa mengembangkan diri.

Jadi bagaimana cara memaksimalkan masa remaja? Sebetulnya ada banyak hal yang dapat mereka lakukan, tetapi salah satunya ialah dengan membaca dan menulis. Kenapa? Karena membaca dan menulis adalah aktivitas paling mudah tapi tidak bisa disepelekan juga. Mudah bagi yang terbiasa tetapi terlhat sulit bagi mereka yang jarang melakukannya. Ada beberapa manfaat menulis bagi remaja, diantaranya:

  1. Meningkatkan pengetahuan berbahasa​​. Pengetahuan berbahasa seperti mengetahui diksi-diksi yang beragam hanya akan dimiliki oleh mereka yang sering membaca dan menulis. Pengetahuan berbahasa ini penting dimiliki para remaja sebagai soft skill mereka, dan sangat berguna ketika mereka melakukan public speaking, berdiskusi dan melakukan presentasi. Di mana kemampuan ini dibutuhkan nantinnya ketika berada dalam dunia kerja.​
  2.  Berwawasan luas.  Tentu saja mereka yang membaca dan menulis akan berwawasan luas. Hal ini menjadi aset yang tak ternilai, wawasan seseorang juga dapat mencerminkan siapa dia dan tidak mudah tertipu oleh segala macam kebohongan atau hoax. Mereka yang berwawasan luas dibutuhkan oleh banyak perusahaan bahkan negara sekalipun.
  3. Mempunyai banyak ide dan inovasi. Banyak orang yang mengeluh tidak punya ide atau inovasi baru di tempat kerja, di sebuah organisasi ataupun tugas dari guru atau dosen. Tetapi hal itu tidak akan terjadi jika seseorang memiliki kebiasaan membaca dan menulis, justru mereka akan memiliki banyak ide yang harus dimuntahkan. Remaja yang seperti ini bisa memberi manfaat dan menjadi kebanggaan sekolah atau kampus, karena dari merekalah ide-ide emas bisa terwujud.
  4. Mencegah serangan penyakit mental. Penyakit mental yang kerap kali menghampiri remaja, seperti depresi, gangguan bipolar, skizofernia dan semisalnya itu harus segera dicegah sebelum terjadi. Nah, membaca dan menulis menjadi salah satu terapinya. Misalnya saja ketika kita merasa sedih lalu menulis, mengungkapkan luapan emosi dalam tulisan, kemungkinan besar kesedihan itu akan hilang dan akan lebih tenang. Pun jika kita membaca buku yang tentunya buku-buku motivasi atau yang memberi dampak positif, akan memberikan kita energi positif dan mengikis kesedihan yang ada.

Jadi, membaca dan menulis adalah satu paket yang saling berhubungan. Ketika seseorang membaca, banyak kemungkinan ingin menulis juga. Dan ketika seseorang menulis, ia harus membaca untuk menambah referensi tulisannya. Untungnya sekarang ini teknologi semakin canggih, banyak aplikasi-aplikasi baru yang dibuat untuk memudahkan manusia. Remaja yang ingin menulis dan membaca tidak dipusingkan dengan alat yang berat dan mahal. Mereka bisa hanya menggunakan ponsel untuk membaca dan menulis.

Ada dua aplikasi yang sangat membantu remaja dalam hal ini, yaitu Rakata dan wakool. Rakata merupakan aplikasi membaca dan menulis yang digagas oleh penerbit mizan. Buku-buku yang tersedia sangat beragam dan terjual lebih murah, lalu tentu saja yang paling penting buku-buku yang disajikan legal atau resmi. Rakata berkolaborasi dengan wakool.id yaitu platform untuk saling berkolaborasi tentang berbagai informasi dan pengetahuan yang bermanfaat. Kata Wakool merupakan berasal dari singkatan Wadah Kolaborasi OnLine. Untuk tahu lebih lanjut bisa klik di sini.

Dengan dua aplikasi itu, para remaja bisa explor sebanyak-banyaknya ilmu dan terus berlatih sampai tidak ada kegagalan yang terjadi. Pergunakan sebaik-baiknya masa remaja kita, agar ketika nanti dewasa dapat menceritakan pengalaman seru yang telah membawa kita di titik sukses. Jadi, masa mudamu kamu habiskan untuk apa?  [wkid/]

 

 

 


ARTIKEL TERKAIT