Perencanaan dan Design Infrastruktur Jaringan

Tentang Artikel :

Pada era sekarang jaringan computer merupakan tulang punggung penunjang kegiatan bisnis sebuah organisasi atau perusahaan, karena jaringan ini menghubungkan semua komputer dan perangkat dalam jaringan sehingga dapat memungkinkan staf untuk bekerja lebih efisien.

Dengarkan



WAKOOL.ID - Pada era sekarang jaringan computer merupakan tulang punggung penunjang kegiatan bisnis sebuah organisasi atau perusahaan, karena jaringan ini menghubungkan semua komputer dan perangkat dalam jaringan sehingga dapat memungkinkan staf untuk bekerja lebih efisien.

Karena peran jaringan merupakan sesuatu yang mission-critical sangatlah penting untuk membuat jaringan ini dapat dibuat dan diatur dengan tepat dan benar. Untuk membuat jaringan ini dibuat secara tepat maka diperlukan juga perencanaan yang baik.

 

Untuk membuat perencanaan jaringan secara baik, berikut akan kita lihat bagaimana dasar-dasar merencanakan sebuah infrastruktur jaringan.

 

Apa itu design jaringan?

Secara umum, desain jaringan adalah praktik perencanaan, perancangan dan implementasi  infrastruktur jaringan.

 

Design jaringan meliputi evaluasi, pemahaman, dan pelingkupan jaringan yang akan diimplementasikan. design jaringan biasanya direpresentasikan sebagai diagram jaringan yang berfungsi sebagai blue print untuk mengimplementasikan jaringan secara fisik. Secara umum desain jaringan mencakup hal-hal berikut:

  • Topologi jaringan yang akan dirancang
  • Struktur kabel
  • Jumlah, jenis dan lokasi perangkat jaringan (router, switch, server)
  • Struktur pengalamatan IP
  • Arsitektur keamanan jaringan dan proses keamanan jaringan secara keseluruhan

 

Network design best practices

Untuk mendapatkan  desain jaringan yang baik,  berikut adalah lima best pactise desain jaringan yang dapat membantu kita untuk memastikan jaringan kita berjalan dengan baik, dengan harapan dapat meningkatkan tingkat skalabilitas jaringan dengan kebuthan bisnis kita, dan pada akhirnya membantu kinerja perusahaan menjadi lebih baik.

 

     1. Fase desain

Salah satu kesalahan terbesar yang dapat kita lakukan saat membangun sebuah jaringan adalah kita sering mengabaikan untuk melihat keseluruhan aspek gambar. Kita tidak bisa hanya membangun sebuah jaringan hanya dari apa yang ada pada kepala kita; kita perlu memiliki rencana fisik dan diagram struktural. Ini akan memastikan kita memiliki jaringan yang paling efisien dan memiliki tingkat skalabilatas yang baik.

 

     2. Merencanakan untuk menjawab tatantangan masa depan

Bagian penting dari perencanaan dan desain jaringan adalah memilih sistem yang akan tumbuh bersama bisnis dan organisasi dimana jaringan akan diimplementasikan. Kemampuan untuk memvisualisasikan infrastruktur saat ini yang secara umum menguraikan perangkat keras dan perangkat lunak baru yang kita rencanakan untuk diadopsi sangat penting untuk membantu memastikan jaringan kita tidak berakhir dengan jaringan Frankenstein yang tidak efisien beberapa tahun ke depan.  Poinnya adalah bahwa desain infrastruktur jaringan bukan hanya tentang perencanaan perangkat keras! Setiap aplikasi atau perangkat lunak baru yang akan kita gunakan akan memengaruhi kinerja jaringan kita karena akan membutuhkan daya pemrosesan, listrik, dukungan, dan ruang untuk penyimpanan. Jadi, ketika kita mempertimbangkan perangkat lunak baru apa pun, luangkan waktu untuk menentukan bagaimana kemungkinan dampaknya terhadap jaringan. Misalnya, jika perangkat lunak baru kita sangat penting untuk misi, apakah perangkat lunak tersebut memerlukan solid-state drive berkecepatan tinggi untuk mencapai kinerja tertinggi? Bagian terakhir dari rencana masa depan harus tentang pertumbuhan bandwidth. Seiring dengan perkembangan teknologi seperti internet of things (IoT), konferensi video, dan alat kolaborasi, permintaan bandwidth jaringan juga akan terus meningkat. kita perlu memikirkan skenario masa depan ini dan merencanakannya dengan tepat.

 

     3. Memasukan aspek keamanan jaringan pada perencanaan dan design jaringan

Keamanan jaringan bukan lagi sesuatu yang dapat dianggap sebagai baut-on atau renungan. Alih-alih, ini adalah sesuatu yang perlu ditanamkan di jantung desain jaringan kita. Selain itu, harus ada pedoman dan kebijakan yang jelas tentang bagaimana penegakannya. Beberapa praktik terbaik desain keamanan jaringan termasuk memberikan perhatian khusus pada end-user jaringan kita. Hal lain yang harus Anda pertimbangkan dengan hati-hati adalah bagaimana jaringan Anda tersegmentasi. Misalnya, memisahkan area yang menghubungkan operasi, karyawan, pemasok, dan pelanggan. Ini dapat membantu kita untuk mencegah potensi serangan menyebar ke seluruh jaringan kita.

 

     4. Monitoring jaringan

Selanjutnya kita perlu untuk merencanakan pemantauan jaringan sehingga kita tahu persis apa yang sedang terjadi. Ini akan membantu kita melihat masalah yang sering terjadi dan memastikan tidak ada yang membahayakan kinerja atau keamanan jaringan kita. Jadi pikirkan baik-baik tentang sistem yang perlu Anda terapkan untuk melakukan ini.

 

     5. Tidak akan pernah selesai

Pekerjaan membangun jaringan Teknologi Informasi yang solid dan andal yang membantu mendukung bisnis dalam mencapai tujuannya adalah proses yang berkelanjutan. Namun seiring dengan perkembangan teknologi akan memungkinkan apa yang saat ini kita anggap sebagai perencanaan yang baik  dan handal akan menjadi sesuatu yang ketinggalan jaman dimasa mendatang, meskipun kita  tidak boleh mengubah arah setiap kali teknologi baru hadir di pasar namun paling tidak apa yang kita rencanakan bisa mudah dan fleksibel untuk beradaptasi. [wkid/Mike Kesler]


ARTIKEL TERKAIT