Mengenal Apa Itu Framework & Fungsinya

Tentang Artikel :

Menurut wikipedia “Framework atau Kerangka kerja adalah adalah sebuah perangkat lunak kerangka kerja yang membantu membuat dalam pengembangan situs web secara mudah dan cepat. Di dalamnya tersedia fungsi-fungsi siap pakai untuk mengelola akses ke pangkalan data, pengelolaan templat, dan pengelolaan sesi.[1] Walaupun ditargetkan untuk pengembangan laman web dinamis, ini juga bisa diaplikasikan ke laman web statis.”

Dengarkan



WAKOOL.ID - Bagi anda yang baru masuk ke dunia programman atau baru belajar bahasa program mungkin bertanya-tanya: “Apa itu Framework dan apa kegunaanya?” Nah, framework adalah sebuah kerangka program yang digunakan untuk membantu developer untuk mengembangkan kode secara konsisten.

Dengan adanya framework developer bisa mengurangi jumlah bug pada website atau aplikasi yang dibuat. Karena, fungsi dan variabel yang sudah tersedia di dalam komponen framework.

Nah dalam artikel ini saya akan menjelaskan lebih jelas tentang framework dengan kegunaan/fungsinya dalam pembuatan website. Yuk simak artikel ini sampai selesai.

 

Apa itu Framework?

Framework adalah kerangka kerja yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis desktop atau aplikasi berbasis website. Dengan menggunakan framework Anda akan lebih mudah untuk membuat aplikasi atau website. Itu karena Anda hanya perlu menyusun komponen-komponen pemrograman yang sudah jadi. Dengan kata lain, Anda tidak perlu membuat berbagai fitur dari awal lagi.

Framework sengaja diciptakan untuk membantu developer mengembangkan aplikasi atau website lebih cepat serta tersusun dan terstruktur. Dengan begitu, developer dan programmer tidak perlu melakukan koding program dari awal tinggal memakai component atau variable yang sudah di sediakan dalam framework.

 

Fungsi dari Framework

Framework memiliki fungsi utama untuk mempermudah para developer mengembangkan aplikasi dan website terkait struktur MVC (Model View Controller) yang digunakan. Nah saya akan mejelaskan beberapa poin fungsi dari framework di bawah ini:

 

1. Program Menjadi Lebih Terstruktur dan Tersusun

Saat anda membuat aplikasi yang besar dengan page yang banyak atau sistem yang kompleks, maka program atau kode yang ditulis akan semakin banyak. Terkadang, semakin banyak program yang ditulis akan semakin sulit menyelesaikan proses debugging error karena program yang tidak terstruktur akan sulit menemukan error pada program.

Oleh karena itu, dengan adanya framework dapat menjadikan program menjadi lebih terstruktur sehingga Anda dapat dengan mudah menemukan kode yang perlu diperbaiki. Bahkan beberapa jenis framework ada yang menerapkan konsep MVC (Model View Controller) yang akan memudahkan developer untuk memisahkan antara logika dan view.

2. Praktis untuk Developer

Saat Anda mengembangkan aplikasi atau website, akan lebih praktis ketika Anda menggunakan framework. Alasannya karena framework sudah menyediakan kode berupa function dan class jadi proses pembuatan software atau aplikasi akan menjadi lebih cepat. Anda cukup memanggil function atau class tersebut ke dalam kode program Anda.

3. Memiliki Keamanan yang Lebih Unggul

Selama bertahun-tahun, keamanan untuk aplikasi dan website telah menjadi perhatian utama bagi developer. Beberapa dari developer telah menggunakan segala cara untuk  mengamankan aplikasi dan website yang telah mereka buat.

Setelah framework hadir, developer boleh sedikit tenang soal keamanan program yang telah dibuat. Karena setiap celah keamanan dari framework sudah diidentifikasi oleh 10-100+ developer ahli. Framework juga terus diperbarui versinya untuk menawarkan fitur baru dan menangani bug yang meminimalisir celah keamanan framework.

 

 

Macam-Macam Framework untuk Web Development

Ada banyak sekali framework yang bisa digunakan untuk pengembangan website. Dimana beda bahasa pemrograman, beda pula jenis framework yang harus Anda gunakan, seperti framework javascript, framework css, framework PHP dan masih banyak lagi. Berikut contoh framework populer yang banyak digunakan developer:

 

Vue.js — Walaupun terhitung pemain baru, Vue.js dengan cepat menjadi populer. Selain ringan dengan ukuran hanya 58KB saja, Vue.js juga sangat sederhana dan memiliki keamanan yang baik.

React.js — Ringan dan sangat cocok digunakan untuk mengembangkan website besar. Memiliki segudang fitur canggih seperti reusable component dan declarative yang memudahkan Anda.

Angular.js — Sangat direkomendasikan untuk pemula. Terutama bagi Anda yang ingin mengembangkan website dengan konsep Rich Internet Application (RIA) atau Single Page Application (SPA).

Node.js — Framework yang memungkinan Anda menjalankan JavaScript dari server. Node.js memiliki pustaka server sendiri sehingga Anda tak perlu menggunakan program web server dari luar.

Bootstrap — Merupakan framework CSS terpopuler. Menawarkan segudang fungsi dengan elemen desain yang responsif. Plus, Bootstrap lah yang pertama kali mempunyai filosofi “Mobile-First.”

Materialize CSS — Dirancang oleh Google, Materialize CSS bisa menghasilkan elemen dan fitur berkualitas dengan desain unik anti-mainstream. Plus, responsif dan mempunyai kompatibilitas yang baik.

Laravel — Framework PHP terpopuler di dunia. Laravel mempunyai sintaks yang elegan, rapi, dan ringkas. 

CodeIgniter — Sangat cocok bagi Anda yang baru belajar PHP framework. Sebab, CodeIgniter mudah dipahami dan mempunyai dokumentasi lengkap.

 

Setelah anda mengetahui pengertian Framework dan kegunaannya, anda dapat memilih framework yang sesuai dengan kebutuhan anda. semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Jika anda memiliki pertanyaan jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah ini terima kasih.

 


ARTIKEL TERKAIT