Pengenalan Perencanaan Tenaga Kerja

Tentang Artikel :

Perencanaan tenaga kerja merupakan bagian tak terpisahkan dari HR sebuah perusahaan. Dengan perencanaan yang baik dan sejalan dengan strategi perusahaan maka kebutuhan tenaga kerja bisa di maksimalkan secara cost efisien.


WAKOOL.ID - Sebuah perusahaan besar tentunya memiliki tenaga kerja yang besar pula, tetapi tanpa perencanaan yang baik maka tenaga kerja tersebut bisa menjadi kendala dimasa datang. Kita ambil contoh misalnya perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur tekstil pakaian muslimah. Perusahaan tersebut akan memperoleh lonjakan permintaan menjelang bulan puasa dan lebaran setiap tahunnya. Tentunya dengan lonjakan permintaan akan sayang apabila tidak bisa dipenuhi. Tetapi hal ini bukan tanpa kendala, karena apabila membeli mesin tambahan tentunya memerlukan tenaga kerja tambahan. Tenaga kerja yang digunakan ketika terjadi lonajakan permintaan ini, ketika permintaan sudah normal kembali apa yang harus dilakukan kepada mereka? Tidak mungkin ketika sudah selesai lebaran perusahaan memberhentikan kelebihan pegawai dan ketika akan menghadapi lonjakan permintaan lalu merekrut mereka kembali.

Aktifitas pada pabrik tekstil Photo by : Aaron Santos via flickr.com  

Disini peran perencanaan tenaga kerja perlu dilakukan. Dengan perencanaan yang matang dan sejalan dengan bisnis perusahaan, maka pihak HR bisa melakukan forecasting kebutuhan tenaga kerja dalam jangka pendek ataupun menengah. Berdasarkan pengalaman, saran dari manajerial dan juga data-data yang ada di dalam dan luar perusahaan pihak HR bisa meprediksi berapa tenaga kerja yang dibutuhkan setiap saat. Kembali pada contoh perusahaan manufaktur tekstil tersebut, pihak HR tentunya akan memiliki data berapa besarnya lini produksi tambahan yang diperlukan ketika terjadi lonjakan permintaan tersebut. Dengan perencanaan yang matang, ketika akan terjadi lonjakan pihak HR bisa menyediakan tenaga kerja tambahan untuk lini produksi tersebut. Tenaga kerja ini bisa diperoleh dari dalam perusahaan ataupun dari luar perusahaan yang dipekerjakan dalam periode tertentu. Semuanya tergantung dari biaya dan juga efisiensi yang diperlukan.

 

Sebenarnya apa sih yang dimaksud perencanaan tenaga kerja?

Berdasarkan literatur ada beberapa pengertian yang dikutip dari beberapa sumber:

 

"Human resource planning is the process of analysing an organization’s human resource requirements under changing conditions and developing activities necessary to satisfy  these needs.”  —James W. Walker

"Human resource planning is the process for identifying an organisation’s current and future human resource requirements, developing and implementing plans to meet these requirements and monitoring their overall effectiveness.”  —Beardwell, Claydon and Beardwell

"Human resource planning is the process for ensuring that the human resource requirements of an organization are identified and plans are made for satisfying those requirements.”  —D. N. Bulla and P. M. Scott

"Human resource planning is a process of determining and assuming that the organization will have an adequate number of qualified persons available at the proper times, performing jobs which meet the needs of the enterprise and which provide satisfaction for the individuals’ involved.”  —Dale S. Beach

 

Dari beberapa definisi diatas kita bisa rangkum secara sederhana bahwa perencanaan tenaga kerja adalah proses menganalisa kebutuhan tenaga kerja perusahaan saat ini dan dimasa yang akan datang dan bagaimana proses untuk memenuhi kebutuhan tersebut untuk memenuhi tujuan perusahaan.

 

Dari contoh yang disebutkan diatas, tentunya pihak perusahaan bisa secara mendadak merekrut karyawan tambahan untuk dipekerjakan untuk memenuhi kebutuhan bukan? Tentu saja bisa, tetapi hal tersebut tidak bisa dinyatakan sebagai perencanaan tenaga kerja. Lalu, ketika kebutuhan sudah terpenuhi dan lonjakan permintaan sudah hilang akan dikemanakan kelebihan tenaga kerja yang sudah direkrut secara tiba-tiba tadi? Dalam prakteknya, ada beberapa karakteristik dari perencanaan tenaga kerja, yaitu:

  • Perencanaan tenaga kerja bertujuan untuk memenuhi tujuan dan  strategi perusahaan dengan cara pemanfaatan tenaga kerja yang efektif. Sehingga, Perencanaan Tenaga Kerja sejalan dengan strategi perusahaan.
  • Hal ini bukanlah suatu Tindakan tunggal, melainkan rangkaian proses kegiatan terkait yang dilakukan terus-menerus
  • Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mentukan strategi jangka panjang dan arahan masa depan dari sudut pandang HR
  • Memerlukan analisis sistematis dari data ilmiah untuk membuat keputusan yang logis dan efisien, sehingga bukanlah kegiatan yang serampangan ataupun tidak terstruktur.
  • Penekanan pada kuantitas (jumlah tenaga kerja) dan kualitas (kualitas tenaga kerja) tenaga kerja pada setiap tahapnya.

 

Masih banyak pembahasan mengenai perencanaan tenaga kerja, misalnya metode yang digunakan dalam forecasting tenaga kerja seperti teknik delphi. Ataupun faktor apa saja yang mempengaruhi proses perencanaan tenaga kerja dan juga seperti apa proses melakukan perencanaan tenaga kerja itu sendiri. Tunggu artikel selanjutnya dan tuliskan komentar Anda mengenai topik apa yang menarik bagi Anda dalam perencanaan tenaga kerja. [wkid/]


ARTIKEL TERKAIT