Dampak Positif dan Negatif Smartphone dalam Dunia Pendidikan

Tentang Artikel :

Kebutuhan Menggunakan Smartphone atau Telepon Pintar  Selalu meningkat dengan Sering Perkembangan Zaman atau Teknologi Informasi.  Smartphone atau Telepon pintar Sudah tidak asing lagi dikehidupan sehari-hari dikalangan anak millennial.  Bahkan anak-anak di usia Sekolah Dasar atau Taman Kanak-Kanak pun sudah banyak yang memiliki telepon pintar mereka masing-masing anak millennial biasanya menggunakan gadget untuk menonton video, bermain medsos bahkan bermain game online.


WAKOOL.ID - Smartphone dapat juga diartikan sebagai Komputer dalam bentuk sebuah telephone genggam orang-orang akan mudah mengakses berbagai Fitur canggih seperti Email, Internet, Komunikasi Telepon, menonton video, bermain medsos bahkan bermain game online. Tanpa harus membuka Komputer cukup dengan Smartphone Saja.

Kebutuhan Menggunakan Smartphone atau Telepon Pintar  Selalu meningkat dengan Sering Perkembangan Zaman atau Teknologi Informasi.  Smartphone atau Telepon pintar Sudah tidak asing lagi dikehidupan sehari-hari dikalangan anak millennial.  Bahkan anak-anak di usia Sekolah Dasar atau Taman Kanak-Kanak pun sudah banyak yang memiliki telepon pintar mereka masing-masing anak millennial biasanya menggunakan gadget untuk menonton video, bermain medsos bahkan bermain game online.

Seperti yang dilkutip dari maxmanroe.com, smartphone adalah telepon seluler yang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur canggih dan berkemampuan tinggi seperti komputer. Dan Tidak bisa dihindari jika penggunaan smartphone terkadang sangat dibutuhkan oleh para pelajar atau mahasiswa. Tidak jarang tugas di sekolah atau membuat mereka mau tidak mau harus mengakses internet di smartphone mereka karena informasi yang mereka cari tidak ada di dalam buku pelajaran disekolah. Apa saja dampak positif dan negatif penggunaan gadget pada si Kecil? Simak penjelasan berikut ini:

 

Dampak Positif

  • Mempermudah komunikasi

Tidak bisa dipungkiri jika komunikasi saat ini sangat dipermudah dengan kehadiran smartphone.Hal ini juga berlaku dalam dunia pendidikan, di mana komunikasi antara guru – pelajar – orang tua dapat berjalan dengan lebih mudah dan dapat dilakukan secara massal melalui grup yang tersedia di aplikasi komunikasi, seperti WhatsApp, Line, Video call dan lain-lain. Dengan itu, berkomunikasi jadi lebih mudah tanpa harus betatap muka langsung.  Proses berbagi informasi atau melakukan video konferensi untuk mengerjakan tugas juga dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan bantuan smartphone, dan hal ini bisa sangat membantu dalam proses belajar.

 

  • Menambah Pengetahuan

Di zaman sekarang informasi tersebar secara cepat, bahkan dalam hitungan detik. Pada saat anak ingin mengetahui sesuatu atau penasaran akan hal yang diminati, maka ia dapat dengan mudah mendapatkan jawabannya melalui internet yang ada di smartphone. Rasa penasaran yang terus timbul menyebabkan si Kecil nyaman berlama-lama mencari informasi di internet baik dalam bentuk bacaan, gambar maupun video. Serta dapat membantu murid-murid untuk mendapatkan informasi di berbagai mata pelajaran dengan sangat mudah.Smartphone dilengkapi dengan berbagai aplikasi termasuk aplikasi pendidikan. Selain itu, dengan bantuan mesin pencari seperti google, murid-murid dapat mengakses berbagai informasi dan mengecek keakuratan informasi yang telah mereka kumpulkan. Hal ini sangat membantu mereka dalam mengerjakan tugas-tugas mereka dan dapat meningkatkan pengetahuan mereka dan membantu mereka untuk meningkatkan prestasi akademik mereka.

  • Media hiburan

Smartphone memiliki banyak fitur hiburan dan ini dapat menjadi media untuk membantu para pelajar atau guru se untuk beristirahat sejenak dari kejenuhan mereka. Banyak aplikasi hiburan yang bisa menjadi sarana untuk belajar sekaligus bermain bagi mereka. Misalnya games yang dapat meningkatkan kemampuan murid-murid yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan mereka, atau games yang mengasah kemampuan mengingat atau berhitung. Video yang mengibur serta Bisamengambil Foto sebagai Kenang-kenangan.

  • Tersedianya teknologi yang lebih canggih

Smartphone memberikan banyak pilihan aplikasi berguna yang dapat membantu proses belajar, mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Selain itu, dengan smartphone, kelas dapat diadakan melalui telepon pintar. Tambahan lagi, murid-murid dan guru-guru dapat mempelajari berbagai kemampuan baru dan hobi melalui smartphone. Misalnya belajar bahasa baru, teknik menggambar, memasak atau meningkatkan kemampuan public speaking dengan belajar melalui telepon pintar mereka.

  • Mengasah Kemampuan Kognitif

Penggunaan gadget yang tepat bisa memberikan dampak positif bagi anak, salah satunya bertambahnya kemampuan kognitif. Mereka akan lebih mudah memecahkan suatu masalah, berpikir kritis, mengasah imajinasi, daya kreativitas yang tinggi, hingga mampu mengenal sebuah konsep-konsep baru yang belum pernah mereka kenali sebelumnya.

Dampak Negatif

  • Ketergantungan

Kita perlu Perhatikan Si kecil apakah mulai muncul gejala seperti Panik dan cemas berlebihan ketika meninggalkan gadget dapat menjadi indikasi bahwa si Kecil sudah mengalami kecanduan gadget. Ketergantungan ini biasanya disebabkan oleh tingginya intensitas permainan gadget yang dimainkan setiap hari. Apabila tidak segera diatasi, kecanduan gadget akan memicu timbulnya dampak negatif lain seperti, emosi yang tidak stabil, Mudah Marah, gangguan kesehatan mental dan lain-lain.

  • Risiko Terkena Radiasi

Menurut penelitian dari berbagai sumber, menggunakan gadget terlalu sering rentan terkena radiasi Pada mata, terutama pada anak. Pancaran sinar dari Layar Smartphone sangat membahayakan kesehatan perkembangan syaraf dan kesehatan mata. Pengguanaan gadget yang berlebihan akan semakin membuat si Kecil semakin terpapar radiasi dari gadget yang sering dimainkan

  • Lambat Memahami Pelajaran

Bagi anak-anak, ketergantungan pada gadget terutama game akan membuatnya sulit menyerap informasi saat belajar di sekolah. Selain itu, anak akan sulit memahami pembelajaran yang guru berikan. Anak cenderung menjadi malas membaca buku. Hal itu disebabkan karena si Kecil terbiasa melihat video atau gambar pada game di gadget yang sering dimainkan.  

  • Kurangnya interaksi sosial di kehidupan nyata

Dengan munculnya banyak media sosial, membuat ank-anak memperbaharui apa yang terjadi dengan kehidupan mereka melalu smartphone mereka. Hal ini menyebabkan interaksi sosial di kehidupan mereka berkurang. Anak-anak lebih asik berinteraksi melalui media sosial yang tidak jarang berakibat mengganggu hubungan dengan teman, keluarga dan juga mengganggu prestasi akademik karena lebih fokus bermain dengan smartphone mereka.

 

  • Membuat kurang berempati dengan lingkungan sekitar

Untuk orang-orang yang sudah kecanduan dengan smartphone, akan cenderung lebih cuek dan kurang berempati dengan apa yang terjadi dengan sekitar mereka karena sudah asyik dengan smartphone mereka. Apabila ada Pertemuan  dengan keluarga atau teman-teman, tidak sedikit yang malah asik menunduk dan bermain smartphone ketimbang saling bertukar kabar dan cerita dengan orang-orang yang ada di sekitar mereka.

  • Prestasi akademik menurun

Penggunaan smartphone secara tidak tepat dapat menyebabkan prestasi akademik menurun. Salah satu penyebabnya karena mereka tidak dapat mengingat atau menangkap informasi yang diberikan saat proses belajar mengajar karena teralihkan perhatiannya oleh smartphone mereka. Mengapa angka gejala depresi lebih tinggi pada anak perempuan ketimbang laki-laki? Karena di usia pubertas, anak perempuan cenderung lebih sensitif dan lebih memperhatikan penampilan fisik. Tidak jarang mereka akan membandingkan tampilan fisik orang lain yang mereka lihat di media sosial dengan diri mereka dan hal ini dapat mempengaruhi tingkat stess mereka. Pelecehan online, cyber bullying di media sosial juga bisa meningkatkan level kecemasan murid-murid dan dapat membuat mereka stress dan depresi.

  • Risiko penyalahgunaan smartphone

Begitu mudahnya mengakses internet melalui smartphone jika disalahgunakan untuk mengakses situs-situs yang tidak seharusnya diakses oleh para pelajar. Misalnya digunakan untuk mengakses pornografi dan tidak sedikit kasus pelajar yang melakukan perbuatan tidak senonoh akibat kecanduan pornografi yang dapat diakses dengan mudah melalui smartphone mereka.

  • Mengganggu kesehatan

Penggunaan smartphone secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan penggunanya. Misalnya terganggunya kesehatan mata mereka atau kurangnya waktu tidur mereka karena menggunakan smartphone sampai larut malam Hal ini berpengaruh kepada tingkat konsentrasi murid-murid dalam belajar dan dapat membuat prestasi akademik mereka menurun.

  • Mengurangi daya tangkap otak dan daya ingat

Smartphone dapat mengakibatkan daya tangkap otak dan daya ingat pada pelajar menurun. Hal ini disebabkan karena mereka cenderung mengandalkan smartphone untuk melakukan berbagai hal seperti merekam percakapan, menggunakan mesin pencari untuk setiap apa pun yang tidak mereka tahu. Otak tidak dilatih untuk berpikir jika mengandalkan smartphone secara terus menerus dalam proses belajar mereka dan tidak jarang hal ini menyebabkan daya tangkap mereka berkurang.

Melalui penjelasan di atas, ada banyak dampak positif dan negatif penggunaan smartphone dalam dunia pendidikan. Baiknya sebagai pengguna smartphone, lebih bijak dalam penggunaannya, terutama bagi para pelajar sehingga dapat meminimalisir dampak negatif dari penggunaan smartphone.

Sebagai orang tua, ada baiknya mengawasi dan memberikan bimbingan pada anak dalam menggunakan smartphone. Demikian, semoga bermanfaat!

 

[wkid]

 


ARTIKEL TERKAIT